SUMEDANG – Antusiasme masyarakat untuk bergabung dengan Partai Gerindra di Kabupaten Sumedang melampaui perkiraan. Dari rencana awal sekitar 500 orang, jumlah warga dan tokoh yang hadir dalam kegiatan penerimaan anggota baru tersebut mencapai lebih dari 850 orang.
Bergabungnya ratusan orang dari berbagai latar belakang itu menjadi modal bagi Gerindra Sumedang untuk memperkuat konsolidasi partai sekaligus mengejar peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, H. Amir Mahpud, menyambut positif bergabungnya sejumlah tokoh di Sumedang. Ia menilai kehadiran para tokoh tersebut dapat menjadi kekuatan baru untuk mendongkrak perolehan suara partai.
“Tentu Pak Dony bergabung di Gerindra, apalagi membawa tokoh-tokoh yang sangat banyak ini, merupakan suatu kehormatan dan amunisi baru bagi Partai Gerindra,” ujarnya seusai Deklarasi Pendafatran Massal H. Dony Ahmad Munir bersama Tim di Kantor Sekretariat DPC Gerindra Sumedang, 24 Oktober 2026.
Menurut Amir, para tokoh yang bergabung memiliki potensi untuk memperluas dukungan masyarakat terhadap Gerindra. Ia optimistis kekuatan baru tersebut dapat membantu partai memenuhi target penambahan kursi, baik di DPRD Kabupaten Sumedang, DPRD Provinsi Jawa Barat maupun DPR RI.
Amir juga menyampaikan bahwa Dony Ahmad Munir untuk sementara diusulkan menempati posisi Ketua Dewan Penasihat DPC Gerindra Sumedang. Namun, penyusunan struktur tersebut masih akan dikonsultasikan dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.
Ia menambahkan, proses konsolidasi masih akan berlanjut. Sejumlah tokoh lain, termasuk tokoh agama dari berbagai pesantren, disebut berencana mengikuti langkah serupa untuk bergabung dengan Gerindra.
“Gerindra sangat terbuka kepada siapa pun yang ingin bergabung. Tentu kami akan menyambut dengan baik dan maksimal,” kata Amir.
Sementara itu, Dony Ahmad Munir menekankan pentingnya mempersiapkan kekuatan partai sejak dini untuk menghadapi kontestasi politik 2029. Menurut dia, bertambahnya anggota harus diikuti dengan konsolidasi organisasi, penyamaan visi, serta penguatan kualitas kader.
Dony menyebut Gerindra Sumedang menargetkan sedikitnya 12 kursi di DPRD Kabupaten Sumedang pada Pemilu 2029. Untuk DPRD Provinsi Jawa Barat, partai menargetkan minimal lima kursi, sedangkan perolehan kursi DPR RI diharapkan meningkat dari satu menjadi dua kursi.
“Target ini harus disiapkan mulai sekarang. Setidaknya hari ini ada konsolidasi partai, bagaimana kita menyamakan visi dan persepsi ke depan,” ujar Dony.
Ia menilai penguatan struktur kepengurusan dan kaderisasi menjadi bagian penting untuk mencapai target tersebut. Para anggota baru diharapkan tidak hanya tercatat sebagai pemegang kartu tanda anggota (KTA), tetapi juga aktif menjalankan kerja-kerja organisasi dan membangun hubungan dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, anggota baru yang berasal dari beragam latar belakang diperkenalkan sebagai bagian dari kekuatan Gerindra Sumedang. Mereka mencakup kalangan pengusaha konstruksi, perhotelan dan restoran, pelaku UMKM, pegiat kebudayaan, media, transportasi, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Keberagaman itu dinilai dapat memperkaya gagasan dan memperluas jangkauan pengabdian partai di tengah masyarakat.
Dony berharap penguatan organisasi yang dilakukan sejak sekarang dapat mengantarkan Gerindra meraih hasil lebih baik pada Pemilu 2029. Ia juga menyampaikan harapan agar keberlanjutan kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto dapat didukung oleh penguatan partai di tingkat daerah hingga pusat.
Dengan jumlah anggota baru yang melampaui perkiraan awal, Gerindra Sumedang kini dihadapkan pada tantangan untuk mengubah besarnya antusiasme tersebut menjadi kekuatan organisasi dan dukungan elektoral yang nyata.





