SUMEDANG – Persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang periode 2026-2031 mulai memasuki tahapan resmi. Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XI kini mematangkan mekanisme pendaftaran bakal calon ketua yang dijadwalkan berlangsung sehari sebelum forum Musda digelar.
Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang telah dipastikan berlangsung pada 6 Oktober 2026. Forum tersebut rencananya digelar di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XI, Asep Kurnia, mengatakan kepastian jadwal dan lokasi Musda merupakan hasil rapat pleno DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang.
Menurut dia, keputusan tersebut menjadi dasar bagi SC untuk segera menyelesaikan berbagai persiapan teknis, termasuk penyusunan pedoman Musda dan mekanisme pencalonan ketua.
“Musda sudah ditetapkan tanggal 6 Oktober 2026. Tempatnya juga sudah diputuskan di Hotel Puri Khatulistiwa,” kata Asep saat ditemui di Gedung Golkar Sumedang, Rabu (30/9/2026).
Setelah jadwal Musda ditetapkan, perhatian berikutnya tertuju pada tahapan penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Sumedang.
Asep memastikan pendaftaran bakal calon akan dibuka pada 5 Oktober 2026, atau satu hari sebelum Musda. Pendaftaran berlangsung mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.
“Kami akan membuka pendaftaran satu hari menjelang pelaksanaan Musda. Bagi kader yang ingin mencalonkan diri, nanti bisa mendaftar dengan membawa seluruh persyaratan yang telah ditentukan,” ujarnya.
SC, kata Asep, akan mengumumkan secara khusus mengenai persyaratan pencalonan, dokumen yang harus disiapkan, hingga lokasi pendaftaran.
Untuk tempat pendaftaran, pihaknya masih melakukan persiapan teknis. Namun, Gedung DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang menjadi salah satu lokasi yang kemungkinan digunakan, mengingat tempat tersebut juga pernah dipakai pada Musda sebelumnya.
Selain mempersiapkan mekanisme pencalonan, SC juga mulai menyusun materi yang akan menjadi bahan pembahasan dalam Musda XI.
Asep memastikan panitia pengarah akan bekerja sesuai tahapan yang telah ditetapkan agar seluruh rangkaian Musda berjalan tertib.
“Kami dari panitia pengarah akan solid. Kami juga mohon doa dan restu dari seluruh warga agar Musda XI ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat,” katanya.
Diskresi DPP dan Dukungan untuk Bunda Bilqis
Dinamika pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Sumedang juga diwarnai dengan adanya diskresi dari DPP Partai Golkar kepada Hj. Yuslita Sumartini Bilqis, yang akrab disapa Bunda Bilqis.
Asep mengatakan SC menghormati keputusan tersebut. Namun, proses pencalonan tetap akan mengikuti tahapan yang telah ditetapkan panitia.
“Kami menghormati diskresi tersebut. Selanjutnya kita akan melihat prosesnya ketika yang bersangkutan sudah mendaftar secara resmi kepada SC,” kata Asep.
Sementara itu, Yuslita membenarkan dirinya telah mendapatkan diskresi dari DPP Partai Golkar. Ia juga mengklaim memperoleh dukungan dari sejumlah unsur internal partai.
Dukungan tersebut, menurut Yuslita, datang dari sejumlah Pimpinan Kecamatan (PK), organisasi sayap partai seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Al Hidayah, serta jajaran DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang.
Yuslita menyebut dukungan dari jajaran DPD disampaikan dalam rapat pleno yang digelar di Gedung Golkar Sumedang pada Rabu sore.
“Selain diskresi, dukungan juga mengalir dari PK, sayap partai seperti AMPG, Al Hidayah, dan sekarang dari jajaran DPD Partai Golkar,” ujar Yuslita.
Menurut dia, dukungan tersebut membuat dirinya semakin optimistis menghadapi tahapan Musda. Sebelumnya, Yuslita mengaku sempat khawatir harus menjalani proses pencalonan seorang diri.
Kini, ia menyebut sejumlah senior partai, pimpinan kecamatan dan kader Golkar siap bergerak bersama dalam menghadapi Musda.
Yuslita berharap kontestasi internal tersebut tetap berlangsung dalam suasana kondusif dan mengedepankan kebersamaan.
“Harapannya Musda nanti dilaksanakan dengan riang gembira. Mudah-mudahan Musda XI ini menjadi sejarah baru bagi Partai Golkar Sumedang,” katanya.
Jika nantinya dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang, Yuslita mengatakan salah satu target yang akan menjadi perhatian adalah mempertahankan sekaligus meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Sumedang.
Dengan jadwal Musda yang semakin dekat, tahapan pendaftaran pada 5 Oktober akan menjadi salah satu momentum penting untuk melihat siapa saja kader yang secara resmi masuk dalam bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Sumedang periode 2026-2031.





