Banner Iklan bjb
Berita  

Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Begini Penjelasan BKPSDM Sumedang

Kabupaten Sumedang Mayoritas 60% Tenaga Honorer

Supian menyebutkan, diakui atau tidak di akui kenyataannya di Kabupaten Sumedang yang bekerja mayoritas tenaga honorer bisa dikatakan 60 %. Mereka tenaga honorer ikut andil mensukseskan program dinas, ataupun kepentingan dan kebijakan para pimpinannya.

“Pengabdian meraka sudah luar biasa, bahkan sekali lagi saya katakan tidak sedikit yang sudah berumur 40 hingga 50 tahun. Apa Nasib mereka mau dibuang begitu saja?, ok, katanya yang tidak lolos P3K akan ada program Outsourcing. Pertanyaannya, apakah mampu APBD Sumedang untuk membayar Outsourcing itu?, jangan samakan pusat dengan daerah,” Ujar Supian.

Soal Outsourcing juga, sambung Supian, kalau hal itu terjadi di Kabupaten Sumedang, apa yang sudah lanjut usia mau menerima kehadiran tenaga honorer? Hal ini jelas menjadi dilema bagi tenaga honorer yang ada di Kabupaten Sumedang saat ini. Ditambah lagi Outsourcing hanya ada tiga jabatan Kebersihan, Pengemudi dan keamanan.

“Setidaknya atau tidak ada secuil untuk mempertimbangkan nasib tenaga honorer yang sudah lanjut usia itu? Sudah mengabdi puluhan tahun di bayar pun sangat tidak sesuai sekarang kenyataanya nasibnya sangat miris kalau tidak ada kejelasan. Dan siap siap pengangguran akan lebih banyak lagi,” pungkasnya.