SUMEDANG – Sebanyak 212 siswa SMP Al Ma’soem dinyatakan lulus 100 persen dalam Pelepasan dan Penyerahan Penghargaan Siswa SMP serta Santri Pesantren Siswa Al Ma’soem (PSAM) Tahun Ajaran 2025-2026 yang digelar di Dome Al Ma’soem, Sabtu (6/6/2026).
Angkatan tahun ini merupakan lulusan kedua yang menuntaskan pendidikan dengan Kurikulum Merdeka. Para siswa berasal dari sembilan kelas dan seluruhnya berhasil menyelesaikan pendidikan jenjang SMP.
Direktur Dikdasmen Al Ma’soem, H. Ganjar Taufiq, S.Pd, M.M, mengatakan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) menunjukkan capaian yang cukup baik. Rata-rata nilai Matematika siswa mencapai 50, sedangkan Bahasa Indonesia mencapai 75.
“Nilai tertinggi mata pelajaran Bahasa Indonesia diraih Arribi Zauhari Adzam dari kelas 9E dengan nilai sempurna, yakni 100,” kata Ganjar dalam laporan kelulusan.
Pada kesempatan tersebut, Yayasan Al Ma’soem juga memberikan penghargaan khusus kepada Bilal Najib yang berhasil menyelesaikan hafalan 25 juz Al-Qur’an. Atas prestasinya, Bilal memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan ke SMA Al Ma’soem.
Sementara itu, Direktur Pesantren Siswa Al Ma’soem, Asep Abdul Halim, S.Sos, M.M melaporkan sebanyak 95 santri dinyatakan lulus dari total 108 santri angkatan 2023-2024. Sebagian santri tidak menyelesaikan pendidikan karena tidak memenuhi kriteria pesantren atau mengundurkan diri.
Dalam acara pelepasan tersebut, alumni SMP Al Ma’soem angkatan 1997, Prof. Budi Harsanto, berbagi motivasi kepada para lulusan. Ia mengingatkan pentingnya fokus pada perjalanan hidup masing-masing tanpa membandingkan diri dengan orang lain.
“Setiap orang memiliki jalan dan waktunya sendiri. Fokuslah pada masa depan dan terus berusaha menjadi versi terbaik dari diri sendiri,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya doa serta dukungan orang tua sebagai bekal utama dalam meraih kesuksesan.
Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Prof. Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma’soem, menyampaikan apresiasi atas capaian para lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.
“Selamat kepada seluruh alumnus yang telah dinyatakan lulus 100 persen dalam proses pembelajaran di Al Ma’soem,” kata Ceppy.
Pada pelepasan tahun ini, SMP Al Ma’soem kembali memberikan penghargaan khas sekolah, yakni kategori Cageur, Bageur, Pinter, dan Utama. Penghargaan Cageur, Bageur, dan Pinter masing-masing diberikan kepada 55 siswa. Adapun kategori Utama, yang merupakan gabungan dari ketiga aspek tersebut, diberikan kepada sembilan siswa terbaik.
Mereka adalah Adilla Aprilia Furkon, Aiyra Shofia Prameswari Muplih, Akhira Kuntum Zahra, Devita Mya Elianur, Fabiano Abbasy Ghaisan Rahmat, Jessica, Muhammad Alvino Ghaisany A., Rofiqi Baihaqi, dan Yuliyanti Safitri.
Untuk tingkat pesantren, penghargaan Utama diberikan kepada Muhammad Hirzam Abiyasa Hazlam, Fabiano Abbasy Ghaisan Rahmat, dan Aiyra Shofia Prameswari Muplih. Penilaian kategori tersebut mencakup kedisiplinan tanpa pelanggaran, kehadiran penuh, prestasi akademik maupun nonakademik, serta hafalan Al-Qur’an minimal dua juz.
Yayasan Al Ma’soem juga memberikan penghargaan kepada santri dengan hafalan Al-Qur’an terbanyak. Penghargaan diberikan kepada Fabiano Abbasy Ghaisan Rahmat dengan hafalan 10 juz, Azzahra Nurhaliza Zamaludin dengan hafalan 7 juz, serta Nasywan Idhar Al Baihaqi dengan hafalan 5 juz.
Sebagai bentuk apresiasi lanjutan, Yayasan Al Ma’soem memberikan fasilitas potongan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) sebesar 50 persen bagi adik kandung penerima penghargaan kategori Utama yang akan melanjutkan pendidikan di SD atau SMP Al Ma’soem.
“Pelepasan siswa dan santri tahun ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan di tingkat SMP, tetapi juga momentum penghargaan atas prestasi akademik, karakter, dan capaian keagamaan yang telah diraih para lulusan,” tandasnya.





