Banner Iklan bjb

Soal Batu Raksasa Bergeser Tanpa Jejak di Citengah Sumedang, Warga Sebut Sosok Ini Penghuninya

Batu Besar yang disebut-sebut pindah tanpa Jejak di Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang.

INISUMEDANG.COM – Adanya fenomena batu raksasa bergeser tanpa jejak di Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang, atau tepatnya area sekitar Villa Putri menjadi misteri bagi warga sekitar.

Bahkan, warga menganggap bila batu berukuran raksasa dipindahkan oleh penghuninya karena marah dengan pembangunan sejumlah Vila di wilayah tersebut.

Tidak hanya satu batu besar saja yang menimbulkan misteri bagi warga Desa Citengah, tetapi menurut warga setempat ada dua batu lagi yang berbau mistis di area tersebut.

Ketiga batu itu mengelilingi membentuk 3 titik atau segitiga tepatnya di area Villa putri. Warga menduga ketiga batu itu ada penghuninya. Dan satu batu diantaranya berpindah tempat karna didorong oleh makhluk halus.

“Amang juga memang menanggap batu tersebut ada keanehan. Sebelum berpindah tempat batu awalnya berada di sawah milik saya. Dan ada yang menyebutkan batu itu di huni oleh makhluk besar yang hitam” ujar Sukahma salah seorang warga pemilik sawah di area dekat batu raksasa tersebut, Senin (20/6/2022).

Seharusnya Batu Raksasa Terguling Batu Dibawahnya Ikut Terangkat

Sukahma menuturkan, salah seorang warga yang mempunyai kekuatan supranatural mengatakan. Bahwa ada 3 batu yang di jaga oleh makhluk halus, di setiap batunya ada penghuninya

“Di tempat awal batu besar sebelum berpindah itu, ada batu lainnya dibawah yang menahannya. Seharusnya, kalau batu berukuran raksasa itu mengguling ke bawah, batu yang dibawahnya pun ikut terangkat. Malahan bekas awal batu besar itu berada sekarang ada bekasnya yang kedalamnya mencapai 1,5 meter,” ungkapnya.

Masih kata Sukahma, tiga batu yang menggambarkan segitiga itu berlokasi di area yang tidak berjauhan dari batu satu ke batu lainnya, dan berjaraknya pun kurang lebih 100 meteran. Dan bila dibuat bentangan akan berbentuk segitiga.

“Kalau kata kuncen disana, penghuni batu itu ada nenek nenek yang berambut panjang, dan juga ada makhluk yang hitam dan besar. Dulu ketika pertama banjir yang menewaskan 1 korban sempat ada villa yang terbawa arus banjir. Nah villa itu berdiri di atas batu itu yang katanya ada penghuninya, mungkin entah karena tempatnya merasa terganggu,” kata Sukahma.

“Hal ini tidak bisa diukur dengan logika, karena memang aneh. Dan ternyata memang ada penghuninya di setiap batu itu. Selain itu kejadiannya pun semenjak dibangun villa di area tersebut,” kata Sukahma menegaskan.