Inter dan Roma Bahas Barter Frattesi-Koné

Barter Frattesi-Koné
X DANIELE MARI

SPORT, inisumedang.com – Inter Milan dikabarkan tengah menyiapkan skema barter untuk mendatangkan Manu Koné dari AS Roma pada bursa transfer musim panas 2026.

Dalam skema tersebut, Nerazzurri disebut ingin memasukkan Davide Frattesi sebagai bagian dari kesepakatan demi menekan biaya transfer.

Kabar itu diungkap jurnalis Italia Nicolo Schira melalui akun X dan kemudian dibagikan Daniele Mari.

Roma Pasang Harga Tinggi untuk Koné

Menurut laporan tersebut, AS Roma mematok harga Manu Koné mendekati 50 juta Euro.

“Angka tersebut, dinilai cukup tinggi bagi Inter jika harus dibayar penuh secara tunai,” ungkap Mari.

Karena itu, Inter mulai mempertimbangkan opsi barter pemain untuk mengurangi biaya transfer.

Frattesi Bisa Jadi Bagian Kesepakatan

Davide Frattesi disebut memiliki valuasi sekitar 20 hingga 25 juta Euro.

“Dalam skema yang sedang dipelajari, Frattesi memiliki valuasi sekitar €20-25 juta Euro,” ucap Mari.

Masuknya Frattesi diyakini bisa memangkas sebagian besar biaya transfer yang harus dikeluarkan Inter untuk mendatangkan Koné ke Giuseppe Meazza.

Baca juga:

Roma Butuh Penjualan Pemain

Laporan tersebut juga menyebut AS Roma perlu melakukan penjualan pemain sebelum akhir Juni 2026 demi menjaga kondisi finansial klub.

“Roma sendiri, perlu melakukan penjualan pemain sebelum akhir Juni 2026, untuk menjaga kondisi finansial klub,” sebut Mari.

Situasi itu disebut membuka peluang negosiasi antara kedua klub.

Koné Dinilai Cocok dengan Chivu

Manu Koné tampil cukup impresif bersama AS Roma sepanjang musim 2025/2026.

Gelandang asal Prancis tersebut dianggap cocok dengan kebutuhan taktik Cristian Chivu di Inter Milan.

Sementara itu, meski menit bermain Frattesi musim ini terbatas, gelandang timnas Italia itu masih memiliki nilai tinggi di Serie A.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini merupakan analisis editorial berdasarkan laporan media Italia dan perkembangan bursa transfer Serie A musim panas 2026.

Sumber

Dikutip dari laporan Nicolo Schira dan unggahan akun X jurnalis Italia Daniele Mari.