Berita  

Optimalkan Potensi Pajak Daerah, Bapenda Sumedang Turun Langsung Sisir Objek Pajak Buku 4 dan 5

SUMEDANG – Upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) terus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumedang. Kali ini, langkah tersebut diwujudkan melalui Operasi Sisir Pajak Daerah dengan menyasar objek pajak kategori Buku 4 dan Buku 5 di wilayah Kecamatan Sumedang Utara dan Sumedang Selatan, Kamis, 5 November 2026.

Kegiatan lapangan tersebut dipimpin Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah, Dwi Kiki Meillani, S.AP., M.Si., bersama tim pelaksana. Petugas melakukan penelusuran langsung untuk memastikan data objek pajak yang tercatat dalam administrasi sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

Menurutnya, operasi sisir ini bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan bagian dari upaya Bapenda dalam mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi penerimaan pajak daerah.

“Dengan pemeriksaan secara langsung, berbagai informasi terkait objek pajak dapat diperbarui sehingga pengelolaannya menjadi lebih akurat,” kata Dwi Kiki.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Dwi Kiki, tim juga melakukan pendekatan kepada wajib pajak. Pendampingan diberikan untuk membantu masyarakat memahami kewajiban perpajakan sekaligus mendorong kesadaran agar memenuhi kewajiban tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Dwi Kiki menegaskan, penelusuran terhadap objek pajak Buku 4 dan Buku 5 menjadi perhatian tersendiri karena menyasar sektor potensial berskala besar.

“Dengan pengawasan yang lebih intensif, kami berharap potensi pajak yang selama ini belum tergarap secara maksimal dapat teridentifikasi dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah,” tegasnya.

Selain memperkuat pengawasan, Dwi Kiki menyebut, bila kegiatan ini juga menjadi sarana membangun komunikasi antara petugas pajak dengan wajib pajak. Pendekatan langsung diharapkan mampu menciptakan pemahaman bahwa kepatuhan membayar pajak merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Bapenda Sumedang terus mendorong agar optimalisasi pendapatan tidak hanya bertumpu pada peningkatan penerimaan, tetapi juga diiringi pembenahan data, pengawasan, serta peningkatan kesadaran masyarakat,” ucapnya.

Melalui langkah tersebut, tambah Dwi Kiki, diharapkan penerimaan pajak dapat semakin optimal dan memberikan dukungan nyata terhadap pembiayaan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Sumedang.