Banner Iklan bjb

Honorer Kesbangpol Sumedang Dapat Santunan JKM dari BPJS Ketenagakerjaan

Honorer Kesbangpol Sumedang
Honorer Kesbangpol Sumedang

Estimasi waktu baca: 3 menit

INISUMEDANG.COM – Bentuk wujud dan keseriusan BPJS Ketenagakerjaan dalam perlindungan sosial tak hanya diberikan ke ASN, salah satunya BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan jaminan kematian (JKM) kepada dua pegawai non ASN honorer Kesbangpol di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumedang, Senin (18/7/2022).

Penyerahan santunan JKM diserahkan langsung Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumedang Dessy Sriningsih didampingi Kepala Kesbangpol Kabupaten Sumedang, Drs. H. Asep Tatang Sujana, M.Si kepada dua ahli waris pegawai Non ASN Kesbangpol Almarhumah Meli Nurhayanti dan Almarhum Nadi Irawan.

Menurut Asep Tatang Sujana Almh. Meli dan Alm. Nadi merupakan pegawai Non-ASN (Honorer) di lingkungan Kesbangpol Kab Sumedang, dan mereka telah diupayakan untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan serta terdaftar menjadi peserta sejak bulan Maret 2022.

“Upaya saya untuk meyakinkan teman-teman di Kesbangpol untuk dapat mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan ini melalui prinsip yang saya yakini. Yaitu sayangilah diri sendiri sebelum menyayangi orang lain yang salah satunya diwujudkan melalui perlindungan terhadap diri sendiri dengan ikut serta dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Manfaat Besar Dirasakan Langsung Kesbangpol

Karena manfaat yang besar ini dirasakan langsung Kesbangpol, lanjut Asep. Pihaknya sendiri juga siap membantu BPJS Ketenagakerjaan dalam mensosialisasikan program-programnya kepada masyarakat pekerja dan mitra kerja Kesbangpol.

“Kami juga mempunyai core bisnis seperti partai-partai politik, ormas dan lain lain. Kami juga akan ikut serta dalam mensosialisasikan manfaat dan pentingnya program ini. Bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan sangat membantu terhadap keberlangsungan hidup tenaga kerja. Ketika terjadi resiko-resiko pekerjaan seperti kecelakaan kerja, meninggal dunia, dan kehilangan pendapatan dengan iuran perbulannya yang bisa dikatakan terjangkau,” tutup Asep.

Sementara itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumedang, Dessy Sriningsih menyampaikan bahwa pihaknya turut berduka cita atas meninggalnya pegawai dari Kesbangpol. Adapun santunan jaminan kematian yang diberikan sebesar Rp42 juta rupiah kepada masing-masing ahli waris.

“Kami juga menyampaikan terimakasih atas kepedulian terhadap pentingnya mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan di lingkungan Kesbangpol. Ini merupakan salah satu wujud nyata dari program pemerintah hadir di tengah masyarakat melalui BPJS Ketenagakerjaan terhadap masyarakat pekerja Indonesia,” katanya.

Dessy menambahkan melalui 5 program dari BPJS Ketenagakerjaan yang terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKp). Maka ini merupakan bentuk nyata dari pemerintah untuk melindungi dan mensejahterkan masyarakat pekerja Indonesia.

Penulis: Iman NurmanEditor: Acep Sandi