Banner Iklan bjb

Generasi Milenial di Bandung Diingatkan Tak Mudah Terprovokasi

Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Bandung Cep Azis Sukandar

BANDUNG – Memasuki era keterbukaan informasi. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung mengingatkan generasi milenial yang ada diwilayahnya agar tak mudah terprovokasi.

Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Bandung Cep Azis Sukandar berharap. Milenial bisa menyaring dan memilah apabila ada berita-berita atau cuitan-cuitan yang tersebar di media sosial mengandung unsur fitnah.

“Semua informasi yang dapat melemahkan, menyinggung atau menghina lebih baik dihiraukan terlebih yang menimbulkan peperangan dan konflik. Mari cerdas dalam menyikapinya,” kata Cep Azis dikonfirmasi.

Lebih jauh, Cep Azis mengajak para generasi milenial Kabupaten Bandung agar tetap menjaga silaturahmi antar sesama. Hal itu supaya tercipta harmonisasi serta sinergitas hidup beradat, berbudaya, dan beragama.

“Saling hormat menghormati sesama suku atau etnis lainnya. Ayo membangun bingkai bhineka tunggal ika menuju Kabupaten Bandung yang BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera),” kata dia.

Cep Azis menyebut Kesbangpol akan lebih mengoptimalkan sosialisasi mengenai wawasan kebangsaan. Karena hal itu jadi landasan yang dapat memberikan arah yang jelas bagi kelangsungan hidup bernegara.

“Setidaknya ada tiga unsur dasar wawasan kebangsaan yang harus dipahami. Pertama jadi wadah dalam kehidupan bermasyarakat pada berbagai sendi kehidupan termasuk dalam pembauran kebangsaan,” ungkapnya.

Pembauran kebangsaan, menurutnya, merupakan refleksi mengintegrasikan berbagai ras, suku, etnis, agama dan adat melalui komitmen dengan upaya untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan.

“Ketika generasi milenial paham wawasan kebangsaan maka akan berwujud tata laku lahiriyah dan batiniyah yang tercermin dalam perbuatan, tindakan, dan semangat yang tinggi dalam menjaga Indonesia,” katanya.

“Saling menghormati dan saling menghargai dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang diantara sesama anak bangsa, hidup rukun dan damai dalam segala aspek kehidupan nasional,” ungkap Cep Azis menandaskan.