Yana, Dijerat Pasal 14 Ayat 2 Tahun 1946, Tidak Ditahan Tapi Wajib Lapor

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM,- Yana Supriatna orang yang sempat dikabarkan hilang di Cadas Pangeran Kecamatan Sumedang Selatan, yang menggegerkan warga se Indonesia dan dunia maya akhirnya diamankan polisi. Yana dijerat pasal 14 Ayat 2 UU RI nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. Barang Siapa Menyiarkan suatu Berita atau Mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi tingginya 3 tahun.

Namun, ayah satu anak itu tidak dilakukan penahanan, karena ancaman hukuman yang dikenakan kurang dari 5 tahun dan bukan merupakan perkara pengecualian. Selain itu, warga Babakan Regol Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan itu dikenakan wajib lapor setiap hari ke Polres Sumedang selama proses penyidikan sambil menunggu hasil assesment terhadap kondisi psikologi yang bersangkutan.

“Fakta penyidikan saat ini, bahwa tidak ada korban yang dirugikan secara materil oleh saudara Yana. Dan Saudara Yana atas kemauan sendiri ingin meminta maaf kepada publik atas berita bohong yang ia sebarkan. Peristiwa ini juga menunjukkan bahwa Polri senantiasa serius dalam menanggapi laporan orang hilang dan sebuah pembelajaran bahwa setiap menyebarkan berita bohong ada sanksi pidananya,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago didampingi Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo saat konferensi pers di Aula Tribata Polres Sumedang, Senin (22/11).

Selain itu, kata Kapolres, barang bukti yang ditemukan yakni satu buah Hp merek Samsung Galaxy Grand Prime warna putih, Empat lembar screen shot bukti percakapan Yana kepada pihak keluarga yang memberitahukan bahwa HP milik tersangka ditemukan di Jurang Cadas Pangeran. Kemudian 1 unit motor merek Honda Supra X warna hitam Nopol Z 2333 AB yang dipakai Yana, dan 1 buah Helm.

Menurut Kapolres, kecurigaan polisi kepada Yana terungkap saat kendaraan milik Yana diparkir dalam keadaan dikunci stang, dan diparkir di tengah tengah truk besar. Kemudian, kedua hari Kedua pencarian pada Kamis (19/11), melalui alat IT yang dimiliki Polri, ditemukan titik sinyal HP Yana ditemukan di Daerah Desa Dawuan Kecamatan Tengah Tani Kabupaten Cirebon.

Padahal, menurut Kapolres, jika Yana berada di bawah jurang Cadas Pangeran, jelas HP nya akan berada di sekitaran Cadas pangeran.

Seperti diketahui, Yana Supriatna dikabarkan hilang di sekitaran Cadas Pangeran pada Selasa (16/11) berdasarkan laporan kehilangan keluarganya. Kecurigaan keluarga semakin khawatir saat Yana mengirimkan voice note bahwa dirinya dianiaya oleh orang yang menumpang motornya. Yana juga menyebutkan dirinya dalam posisi di dasar jurang Cadas Pangeran dalam kondisi lemah dan tak berdaya.

Setelah tiga hari pencarian, Rabu (17/11) sampai Jumat (19/11) teka-teki orang hilang di Cadas pangeran akhirnya terjawab.

Teknologi IT kepolisian Polres Sumedang terbukti yang paling ampuh yang berhasil menemukannya. Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo mengatakan setelah pencarian hilangnya Yana Supriatna warga Babakan Regol Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan itu difokuskan di Cadas Pangeran dengan melibatkan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, LSM dan Relawan serta masyarakat setempat.

“Bahwa orang hilang di Cadaspangeran sekarang ini sudah kami temukan di Dawuan Majalengka perbatasan Cirebon sekitar pukul 20.00 kamis (18/11/21) di wilayah Majalengka. Kami bisa temukan saudara Yana ini dengan menggunakan IT yang kita miliki sehingga dapat menemukannya di wilayah Majalengka,” ujarnya.

Demi menjaga keamanan, dan mengetahui motif Yana melakukan itu, sekarang ayah 1 anak ini diamankan di Polres Sumedang untuk pemeriksaan, baik kondisi psikologis maupun kronologisnya.

“Dari hasil pemeriksaan sementara motifnya masalah pekerjaan dan keluarga. Untuk motif pelaku masih kita dalami mengapa dia melakukan perbuatan seperti itu sehingga kejadiannya ramai di media sosial,” ujarnya.

  • Bagikan