Raperda Inisiatif Pengelolaan Pondok Pesantren Disetujui, Ini Kata Ketua Pansus DPRD Sumedang

  • Bagikan
Dadi Sopandi, Ketua Pansus Raperda inisiatif pengelolaan pondok pesantren

INISUMEDANG.COM – Ketua Pansus Raperda inisiatif pengelolaan pondok pesantren Dadi Sopandi mengatakan, sedikitnya ada lima point penting dalam Raperda tersebut. Pasalnya pembinaan pesantren dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan sumber daya manusia pesantren, peningkatan penyelenggaraan pesantren serta peningkatan keahlian manajerial pesantren.

“Sedikitnya ada lima point penting yang pertama pembinaan pesantren, pemberdayaan pesantren, rekognisi (pengakuan) pesantren, afirmasi pesantren dan fasilitasi pesantren,” Kata Dadi Sopandi Rabu (17/11/2021).

Politisi dari PKB mengaku sudah lama menginginkan Raperda inisiatif pondok pesantren terwujud.

“Saya sebagai santri sudah lama mendambakan hadirnya Perda Pondok Pesantren di Kabupaten Sumedang ini,” tuturnya.

Lebih jauh ia mengatakan, ia merasa bersyukur lembaganya dapat menfasilitasi Raperda tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan di DPRD Sumedang sehingga bisa menfasilitasi penyelenggaraan dan pengembangan pesantren. Karena keberadaan pesantren telah membuktikan lahirnya sumber daya manusia yang berakhlakul karimah,” pungkasnya.

Sementara ketua DPC PKB Didi Suhrowardi mengapresiasi atas terpilihnya Dadi Sopandi sebagai ketua Pansus Raperda inisiatif pengelolaan pondok pesantren dan kepada Pemkab Sumedang yang sudah mendukung terwujudnya Raperda tersebut

“Saya atas nama ketua DPC PKB mengucapkan selamat bekerja kepada sekretaris saya Dadi Sopandi yang menjadi ketua Pansus. Tidak lupa ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Daerah khususnya kepada Bupati karena mendukung penuh lahirnya raperda pengelolaan Ponpes dan ini sesuai dengan visi Sumedang Simpati yaitu terwujudnya masyarakat Sumedang agamis,” pungkasnya.

  • Bagikan