Puluhan Pelanggar Prokes Disanksi Denda di Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Di hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H sejumlah pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) dikenakan sanksi denda.

Anggota Tim Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Kabupaten Sumedang Yan Mahal Rizzal, SH,.MH mengatakan, pelanggaran protokol kesehatan sendiri terpantau melalui Tiga Posko yaitu Posko jatinangor, wilayah Kota Sumedang atau didepan Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Tomo.

“Angka pelanggaran Prokes masih tinggi, sedikitnya 85 orang pelanggar berhasil terjaring dan dikenakan sanksi denda. Dimana pada hari raya ini dana yang terkumpul Rp 2.455.000 dari pelanggar,” kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) pada Satpol PP Kab. Sumedang ini, Kamis (13/5/2021).

Selain melaksanakan pengenaan sanksi administrasi, sambung Rizzal, dalam rangka posko penegakan hukum dan pendisiplinan. Anggota satgas Covid-19 juga ditugaskan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berpotensi mengundang kerumunan.

“Kami tempatkan petugas di TPU, guna mendisiplinkan para peziarah untuk melaksanakan protokol kesehatan yang lebih populer dengan sebutan 5M (memakai masker,mencuci tangan dengan sabun/handsanitizer, menjaga jarak/ menghindari kerumunan,pengecekan suhu tubuh (Thermo gun),” ujarnya.

Baca Juga : Momen HUT ke-60, bank bjb Tebar Promo Lucky Birthday 2021

Adapun anggota yang ditempatkan di TPU, kata Rizzal, yaitu berjumlah 8 anggota dengan jumlah 4 TPU, diantaranya TPU Gunung Puyuh, TPU Cigugur/depan GOR Tadjimalela, TPU Talun Pojok dan TPU Cipameumpeuk. Namun dalam pelaksanaannya, diturunkan juga anggota ke TPU yang rawan peziarah berkerumun dan tidak menggunakan masker.

Rizzal menambahkan, disaat libur Idul Fitri 1442 H, tempat wisata mulai dikunjungi yang berliburan. Untuk itu, Satgas Covid-19 di tempat wisata dan satuan tugas Covid-19 di tingkat Kecamatan, Desa atau Kelurahan senantiasa berpatroli dan mengedukasi pengetatan akan Protokol Kesehatan ke lokasi tempat usaha.

“Dan apabila terdapat pelanggaran untuk tidak segan dengan melakukan denda administratif baik bagi perseorangan maupun pelaku usaha tersebut, guna mendisiplinkan warga dan memberikan beban hukum atau efek jera,” kata Rizzal menegaskan.

  • Bagikan