PPKM Darurat, Empat Pabrik di Kawasan Industri Cimanggung Jatinangor Ditipiring

  • Bagikan
Ditipiring 4 pabrik cimanggung
IMAN NURMAN CEK PELANGGARAN: Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo, Dandim Sumedang Letkol inf Zaenal Mustofa dan Kajari Sumedang saat mengecek PPKM Darurat di sejumlah pabrik di Jatinangor.

CIMANGGUNG – Sedikitnya empat pabrik terdiri dari 3 pabrik kategori esensial dan 1 pabrik non esensial di Kawasan Industri Cimanggung Jatinangor dikenakan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) karena memperkerjakan karyawan diatas 50 persen. Penindakan itu usai dilakukan Sidak oleh Forkopimda Sumedang yang terdiri dari Kapolres Eko Prasetyo, Dandim 0610 Sumedang Zaenal mustofa dan Kajari Nutmayani, Rabu (14/7/21).

Pabrik yang berada di wilayah kecamatan Jatinangor KPS (Karya Putra Sangkuriang), Shimada Karya Indonesia dan Nishkawa karta Indonesia yang termasuk katagori esensial. Sedangkan pabrik yang berada di kecamatan Cimanggung Pabrik Insan sandang (esensial) dan Pabrik Sarana Inti Presisi (non Esensial ).

“Dari hasil pengecekan Kapolres, Dandim dan Kajari, Pabrik KPS, Pabrik Shimada Karya Indonesia dan Pabrik Nishkawa karta Indonesia (esensial) telah melakukan pelanggaran memperkerjakan karyawannya masih diatas 50 persen serta Pabrik Sarana Inti Presisi (non Esensial) telah melakukan pelanggaran yang seharusnya ditutup saat ini masih beroperasi. Mereka tidak sesuai Perbub nomor 70 tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan bupati Sumedang nomor 69 tahun 2021 tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat darurat corona virus dease 2019,” kata Kapolres.

Dari ke empat Pabrik yang esensial maupun non esensial dilakukan penindakan berupa tipiring yang ancaman hukumannya selama 3 bulan dan denda Minimal lima juta rupian dan maksimal lima puluh juta rupiah.

Dandim Sumedang Letkol inf Zaenal Mustofa mengatakan tadi sudah melaksanakan Pengawasan pengecekan dan patroli terkait dengan pelaksanaan PPKM darurat yang telah dilaksanakankan masih ada berapa perusahaan yang tidak mengikuti aturan terus mendagri apabila kita tidak menegakkan ini kasihan masyarakat ekonomi penting tapi nyawa manusia lebih penting dari segalanya.

Kapolres menambahkan patroli dilakukan diwilayah barat kabupaten Sumedang dan analisa menko maritim dan investasi bahwa di daerah ini masih terdapat pabrik-pabrik yang beroperasi secara penuh pakta tersebut hari ini ditemukan dan kita lakukan penindakan kita harapkan kedepannya hal hal tersebut tidak di temukan.

Sementara itu, Kajari Sumedang menemukan beberapa pelanggaran terhadap penegakan PPKM yang dilakukan beberapa pabrik yang kita temukan yang di harapkan mereka memenuhi ketentuan dari pemerintah agar agar pandemi ini cepat mereda.

  • Bagikan