Polisi Lakukan Autopsi Jasad Warga Bandung yang Ditemukan Tewas Tergantung di Cadas Pangeran

  • Bagikan
evakuasi jenazah

INISUMEDANG.COM – Polisi melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian seorang laki-laki yang diketahui bernama Ikin Sodikin (59) asal Jln Legok Badak RT 1/10 Cilengkrang Kabupaten Bandung yang ditemukan tewas tergantung di pohon di Jln Cadas Pangeran tepatnya Dusun Singkup Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan Kab. Sumedang, Rabu (22/9/2021) sekitar Pukul 13.30 WIB siang.

Demikian disampaikan Kapolsek Sumedang Selatan Kompol Bony Yuniar AA saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu sore.

“Iya kami akan melakukan autopsi untuk memastikan kematian pria tersebut, dan kami akan melakukan penyelidikan (Lidik) atau penemuan mayat tersebut,” kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dari Bandung. Karena dari identitas korban, diketahui merupakan warga Bandung.

“Untuk jasad korban sudah dievakuasi ke RSUD Sumedang, dan saat ini juga sedang menunggu pihak keluarganya dari Bandung,” ujar Kapolsek.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat ditemukan dengan posisi tergantung dengan seutas tali tambang di pohon disekitar di Jln Cadas Pangeran tepatnya Dusun Singkup Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan Kab. Sumedang.

“Iya, tadi tim Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sumedang, bersama unsur TNI dan Polri baru mengevakuasi jenazah korban,” kata Supervisor Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sumedang, Rully Surya S.

Di lokasi ditemukannya jasad tersebut, kata Rully, ditemukan juga identitas yang diduga milik pria tersebut. Sedangkan posisi jasad saat ditemukan dalam keadaan tergantung di pohon.

“Ada ditemukan SIM C dan kartu BPJS ketenagakerjaan yang diduga milik korban. Setelah dievakuasi korban selanjutnya dibawa ke RSUD Sumedang,” ujar Rully.

Rully menduga, jika korban sudah meninggal hampir dua minggu lamanya. Hal itu karena jasad korban sudah tidak utuh lah.

“Kalau perkiraan kami, sudah seminggu atau dua mingguan. Karena jasadnya sudah menghitam,” tutur Rully.

  • Bagikan