Berita  

Pemkab Sumedang Perkuat Sektor Tembakau, Salurkan Bantuan dari Dana Cukai untuk Petani

Foto: Petani Tembakau (Internet)

SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus menggenjot kinerja sektor perkebunan dengan memberi perhatian khusus pada komoditas tembakau. Upaya ini dilakukan melalui penyaluran berbagai bentuk bantuan kepada petani yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang menjadi leading sector dalam program tersebut. Fokusnya tidak hanya pada peningkatan hasil panen, tetapi juga pada penguatan sarana produksi hingga pengolahan pascapanen.

Kepala Bidang Perkebunan DPKP Sumedang, Sunsun Gartini, menjelaskan bahwa tembakau memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah. Selain menjadi sumber penghidupan bagi petani, komoditas ini juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah melalui dana cukai.

Ini Baca Juga :  "Ngagogo Lauk" Cara Warga Tanjungsari Sumedang Syukuran Prabowo-Gibran Menang

“Pengembangan tembakau bukan sekadar soal produksi, tetapi juga berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat dan penerimaan daerah,” ujarnya saat ditemui di kantornya, belum lama ini.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah daerah menyalurkan sejumlah bantuan kepada kelompok tani. Bantuan tersebut mencakup pupuk dan pestisida untuk meningkatkan kualitas tanaman, serta peralatan seperti pisau rajang guna mendukung proses pengolahan hasil panen. Selain itu, fasilitas rumah pengering tembakau juga diberikan untuk menjaga mutu produksi.

Pada tahun ini, bantuan pupuk dan pestisida diberikan kepada 10 kelompok tani. Sementara itu, 13 kelompok menerima bantuan alat rajang beserta perlengkapannya, dan 2 kelompok lainnya memperoleh bantuan pembangunan rumah pengering.

Ini Baca Juga :  Petani dan Buruh Tani Tembakau di Sumedang Akan Diberi Bantuan Hewan Ternak

Sunsun menegaskan, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil tembakau petani Sumedang. Dengan demikian, kesejahteraan petani dan para pekerja di sektor tersebut dapat terus meningkat.

“Harapannya, dukungan ini bisa mendorong petani lebih optimal dalam berproduksi, sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.