Kampung Mati di Sumedang, 40 Rumah Ditinggalkan Penghuninya Selama Belasan Tahun, Ini Penyebabnya

INISUMEDANG.COM – Sebanyak 40 rumah di kampung Cibueuk Dusun Mulyasari RT 01 RW 03 Desa Padasari Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Beramai-ramai dikosongkan oleh pemiliknya selama hampir belasan tahun.

Usut punya usut, memang puluhan rumah itu emang sengaja ditinggalkan oleh penghuninya begitu saja. Pasalnya, hasil kajian dari Badan Geologi area lahan Cibueuk yang memiliki luas sekitar kurang lebih 2 hektare itu. Memiliki kontur tanah yang labil, dan tidak aman untuk dijadikan tempat tinggal.

“Iya 40 rumah itu memang sudah kurang lebih 13 tahun dikosongkan warganya. Karena pada tahun 2009 yang lalu terjadi pergerakan tanah di kampung Cibueuk. Sehingga lahan di samping rumah warga amblas, tidak hanya itu, pada tahun 2010 pun ada susulan pergerakan tanah kembali”. Ujar Sekretaris Desa Padasari Kecamatan Cimalaka Cecep Romansyah kepada IniSumedang.com di Kampung Cibueuk, Kamis 20 Januari 2022

Sejak adanya pergerakan tanah susulan itu, sambung Cecep, maka didatangkanlah tim Geologi dari Jakarta untuk mengkaji struktur lahan di kampung Cibueuk ini.

“Hasil dari kajian Geologi bahwa area lahan Cibueuk yang terdapat 40 itu, harus dievakuasi. Karena lahan di kampung Cibueuk yang luasnya kurang lebih 2 hektare itu, memiliki tanah yang labil,” ujarnya.

Lebih jauh Cecep menjelaskan, warga telah dievakuasi ke lahan yang baru di Cibueuk Girimukti pada tahun 2012 lalu, dengan pembangunan perumahan yang disiapkan dan dibangun oleh pihak Kementerian.

“Namun, Alhamdulillah sampai saat ini, apa yang dikatakan oleh tim Geologi, longsor ataupun pergerakan tanah tidak terjadi lagi. Sehingga saat ini, ada sekitar 4 keluarga yang kembali ke Cibueuk, sedangkan 36 rumah dibiarkan kosong,” tandasnya.