Berita  

Haflah Musyahadah 2026, Jadi Komitmen BKPRMI Sumedang Cetak Generasi Qur’ani

Foto: Haflah Musyahadah 2026

SUMEDANG – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Sumedang kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda Islam melalui penyelenggaraan Haflah Musyahadah dan Khotmil Qur’an TKA-TPA Tahun 2026 di GOR Tadjimalela Sumedang, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri ratusan santri dari berbagai kecamatan tersebut menjadi puncak rangkaian pendidikan Al-Qur’an yang selama ini dijalankan oleh jaringan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an dan Taman Pendidikan Al-Qur’an binaan BKPRMI.

Ketua BKPRMI Kabupaten Sumedang Ayi Subhan Hafas mengatakan, Haflah Musyahadah bukan sekadar prosesi kelulusan santri, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan para santri menyelesaikan tahapan munaqasyah menjadi bukti nyata bahwa pendidikan berbasis masjid dan masyarakat masih memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“BKPRMI terus berupaya menghadirkan pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas agar anak-anak memiliki bekal agama yang kuat sekaligus akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pada tahun ini, kata Ayi, ujian munaqasyah diikuti 2.320 santri dari berbagai TKA-TPA yang berada di bawah pembinaan BKPRMI. Sementara sebanyak 686 santri dari 89 lembaga TKA-TPA di 22 kecamatan mengikuti prosesi Haflah Musyahadah sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka dalam pembelajaran Al-Qur’an.

Ayi menuturkan, capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pengurus BKPRMI, para ustaz dan ustazah, orang tua santri, serta dukungan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pendidikan keagamaan.

Ayi juga menambahkan, BKPRMI akan terus memperluas dan memperkuat pembinaan TKA-TPA sebagai salah satu wadah strategis dalam mencetak generasi Qur’ani yang siap menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman.

“Melalui Haflah Musyahadah, kami berharap semangat belajar Al-Qur’an para santri tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Sebaliknya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus mendalami, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Ayi juga menegaskan, dengan ribuan santri yang terus dibina setiap tahunnya, BKPRMI optimistis gerakan pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Sumedang akan semakin berkembang dan melahirkan generasi Qur’ani yang mampu menjadi kebanggaan daerah serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang turut hadir pada kesempatan itu, memberikan apresiasi kepada BKPRMI yang dinilai konsisten menjalankan misi dakwah dan pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Sumedang.

Dony menyampaikan, peran BKPRMI selama ini telah membantu pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai agama.

“Kehadiran BKPRMI menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlakul karimah. Ini merupakan investasi besar bagi masa depan Sumedang,” katanya.

Suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur mewarnai kegiatan tersebut. Ribuan santri bersama orang tua, ustaz dan ustazah turut hadir memeriahkan momen istimewa yang menjadi penanda keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur’an dan pendidikan dasar keagamaan.

Hadir pula Sekretaris DPW BKPRMI Jawa Barat, Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila, Jajaran pengurus BKPRMI Kabupaten Sumedang, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, tokoh agama, serta unsur pemerintah daerah.