H+5 Lebaran, Arus Lalin Ramai Lancar

  • Bagikan
SEPI: Situasi arus lalu lintas di Jalan Ir Soekarno Jatinangor terlihat sepi meski terjadi peningkatan arus lalin. Foto : IMAN NURMAN

JATINANGOR – Memasuki H+5 Lebaran 1442 hijriyah, situasi arus lalu lintas di Jalan Ir Soekarno Jatinangor terpantau ramai lancar, Senin (17/5/2021). Namun, ramainya arus lalin bukan karena adanya arus balik, melainkan aktivitas warga lokal mengingat hari kerja untuk ASN dan sebagian karyawan sudah aktif bekerja.

Kepala Pengendali (Padal) 1 di Pos Chek Point Cibeusi Jatinangor, IPTU Ucu Abdurahman mengatakan sejak senin pagi sampai sore adanya peningkatan arus lalin jika dibandingkan H+1 Lebaran. Aktivitas itu berhubung sudah mulai aktif bekerja bagi ASN dan karyawan di Jatinangor dan sekitarnya.

“Kebanyakan yang kerja ke Bandung, ke kawasan pendidikan Jatinangor, dan karyawan di mal serta pedagang. Tidak terpantau adanya arus balik di Pos Chek Point,” katanya.

Jika pun ada pemudik yang nekad balik ke Jakarta atau Jabodetabek, dipastikan akan diputar arah atau dites rapid antigen di pintu masuk Tol Cileunyi. Bahkan, di beberapa wilayah di Sumedang juga petugas gabungan melakukan tes rapid anti gen secara acak ke sejumlah pengendara.

“Di beberapa tempat wisata juga ada tes rapid anti gen, namun hasilnya negatif. Mudah mudahan, tidak ada penambahan kasus positif agar kondisi aktivitas warga normal kembali,” ujarnya.

Baca Juga : Daftar bjb di ATM Dengan Cara Praktis dan Tanpa Ribet

Tak hanya di Jatinangor, peningkatan arus lalin juga terjadi di Jalan Umar Wirahadikusuma Kec Cisitu. Pantauan, warga berbondong-bondong menggunakan kendaraannya untuk aktivitas, sehingga ada peningkatan kendaraan seperti pada pagi dan sore hari.

Kapolsek Cisitu, IPTU Awang Munggardijaya, SH menerangkan, mobilitas masyarakat pasca lebaran memang lebih ramai dibandingkan sebelum lebaran. Namun, kondisi lalulintas ramai lancar.

“Kalau pagi sama sore, memang suka padat warga beraktivitas untuk kepentingan silaturahmi dan bekerja,” katanya.

Selain aktivitas bekerja, masih adanya warga lokal yang berdarmawisata ke Jatigede dan Darmaraja. Itu mengingat sebagian karyawan masih libur lebaran dan aktivitas sekolah masih libur sekolah.

“Namun, semuanya setelah dicek thermo gun tidak menunjukan suhu tubuh tinggi. Pengelola pun menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tandasnya.

  • Bagikan