DPRD Dorong Pemkab Segera Tanggulangi Korban Longsor Cimanggung

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Ketua Komisi II DPRD Sumedang dari Partai Gerindra Warson, S.Ag.,MM mendorong pemerintah Kabupaten Sumedang agar cepat menanggulangi masalah korban longsor Cimanggung. Sebab, sejauh ini masih banyak PR pemerintah terkait relokasi dan santunan atau ganti rugi kepada korban.

Semisal, lanjut Warson, masalah ganti rugi bangunan dan tanah madrasah nurul islam yang sampai saat ini masih menggantung. Sampai saat ini, puluhan santri masih sekolah di tempat seadanya akibat bangunan dirobohkan akibat evakuasi korban.

“Madrasah Nurul Islam kan tidak terkena longsor. Hanya demi kemanusiaan, untuk proses evakuasi dibongkar. Namun, sampai saat ini penggantian lahan dan bangunan belum ada dari pemerintah. Kasihan anak anak mengaji di teras rumah warga,” katanya usai Reses dusun Babakan Limus Desa Cihanjuang.

Warson pun mempertanyakan ambulance Puskesmas Sawahdadap yang saat ini belum diganti dengan yang baru. Padahal sudah dianggarkan ke pemerintah untuk diganti pasca rusak setelah tertimbun longsor. Selama ini, ambulan Puskesmas Sawahdadsp meminjam ke Puskesmas Cimanggung.

“Sekarang masih pinjam ke Cimanggung. Bagaimana kalau ada urgen, masa harus dibelah jadi dua. Ambulance penting bagi mobilisasi warga yang sakit,” katanya.

Selain ambulan, dalam reses ke dua tahun 2020-2021 itu Warson pun menyerap aspirasi ke Puskesmas Sawahdadsp terkait benteng/pagar Puskesmas yang sampai saat ini belum dibangun.

“Reses saya itu ke Madrasah Nurul Islam dan ke Puskesmas. Nah, di Puskesmas lebih menyerap sarana dan prasarana agar lebih memadai,” katanya.

  • Bagikan