Dirazia Satpol PP, 3 Wanita di Warung Remang-remang di Sumedang Kabur Hingga Nyebur ke Sawah

  • Bagikan
warung remang-remang di razia satpol pp

INISUMEDANG.COM – Tiga orang wanita berinisial B, I dan S kocar-kacir setelah tahu warung remang-remang dirazia Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumedang, Selasa (12/10/2021) malam kemarin.

Bukannya berhasil kabur, nasib nahas justru menimpa ke tiga wanita tersebut, pasalnya mereka malah nyebur ke sawah dan berlumuran lumpur saat berusaha menghindari razia.

Kejadian itu, dibenarkan oleh Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) pada Satpol PP Kabupaten Sumedang, Yan Mahal Rizzal.

“Iya akibat menghindari operasi pekat ada 3 orang wanita yang kabur dari lokasi warung remang-remang ke persawahan, malah terpeleset dan jatuh kesawah sehingga berlumuran tanah sawah,” ujar Rizzal, saat dihubungi Rabu (13/10/2021) pagi.

Terhadap ke tiga wanita itu, sambung Rizzal, berhasil diamankan dan diberi pembinaan yang dituangkan dalam berita acara dan pernyataan jika mereka tidak akan mengulangi lagi.

Lebih lanjut Rizzal menuturkan, operasi pekat sendiri, dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti informasi yang diberikan oleh warga tentang adanya tempat usaha atau warung remang-remang yang diduga berjualan minuman beralkohol.

Adapun sasaran pada operasi penegakan Perda Kabupaten Sumedang ini, yaitu Tempat Hiburan Karaoke di Jalan Lingkar Wado-Darmaraja, toko kelontongan/grosir yang terletak di Dusun Elos RT 1 RW 3 Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado dan Warung Nasi dan tempat hiburan KARAOKE di Jalan Lingkar Wado.

“Dari razia tersebut, kami berhasil mengamankan sebanyak 181 botol miras berbagai merk. Dan selanjutnya diamankan di kantor Satpol PP Sumedang. Sedangkan untuk ke 3 pemilik minuman ber alkohol tersebut diperintahkan untuk menghadap ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja Pada hari Kamis 14 Oktober 2021, Untuk dimintai keterangan oleh PPNS,” ujar Rizzal.

Dari ke tiga tempat tersebut, sambung Rizzal, ada salah seorang pedagang yang berusaha mengelabui petugas dengan menyimpan miras di gudang yang berpintu lemari pakaian.

Namun, niat pedagang itu berhasil diketahui oleh petugas dan dari gudang tersebut ditemukan sebanyak 111 botol minuman keras berbagai merk.

Selain itu, kata Rizzal, pihaknya juga mengamankan para pengunjung tempat karaoke di lokasi sebanyak 6 Orang. Yang kemudian dibina dan dibuatkan surat pernyataan agar tidak kembali mengulang perbuatan serupa yang dituangkan dalam bentuk surat pernyataan.

“Kami juga menemukan dalam satu ruangan ada seorang gadis remaja dengan pakaian cukup mengundang syahwat yang ditemani oleh 8 orang pria remaja sedang bernyanyi nyanyi plus minuman yang bisa memabukkan. Dan yang lebih parah ketika diperiksa sebagian besar dari mereka tidak hapal Pancasila,” kata Rizzal.

Rizzal berharap, agar masyarakat tidak segan-segan untuk menginformasikan kepada Satpol PP jika di wilayahnya terindikasi ada perbedaan miras.

“Informasi dari masyarakat tentu saja sangat penting untuk meminimalisir peredaran miras di wilayah Sumedang. Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih atas informasi yang sudah diberikan ke Satpol PP,” ujar Rizzal.

  • Bagikan