Berita  

Cokelat Produksi Sumedang Mulai Masuk Pasar Jepang

SUMEDANG – Produk olahan kakao asal Kabupaten Sumedang mulai memperluas jangkauan pasarnya ke mancanegara. Kakawna Indonesia Chocolate resmi melakukan pengiriman ekspor perdana ke Jepang melalui PT Global Indo Pangan, Selasa (3/11/2026).

Pelepasan ekspor yang berlangsung di Kawasan Tomo Food tersebut menjadi langkah awal bagi produk cokelat hasil produksi daerah untuk bersaing di pasar internasional.

Kakawna Indonesia Chocolate merupakan produk yang dihasilkan PT Tomo Food Industri. Keberhasilan menembus pasar Jepang sekaligus memperlihatkan bahwa industri pengolahan kakao di daerah memiliki peluang besar untuk mengembangkan produk bernilai tambah dan menjangkau konsumen global.

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, menyambut positif pencapaian tersebut. Ia menilai ekspor perdana ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Sumedang sekaligus membuktikan bahwa produk dari daerah mampu bersaing di luar negeri.

Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat memacu pelaku usaha lainnya agar semakin kreatif dalam mengembangkan produk, menjaga standar mutu, serta berani memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.

Sementara itu, General Manager PT Global Indo Pangan, Joowy Joewanda Wasya, menyebut keberangkatan ekspor pertama ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak di perusahaan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Direksi Amanda Group atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Penghargaan juga disampaikan kepada seluruh karyawan yang telah berkontribusi dalam merealisasikan pengiriman tersebut.

“Kontainer yang hari ini kita berangkatkan membawa hasil kerja bersama. Ini adalah pencapaian kita semua,” ujar Joowy.

Joowy menegaskan, keberhasilan memasuki pasar Jepang bukan sekadar pencapaian bisnis. Lebih dari itu, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan kualitas produk sekaligus membangun kepercayaan dengan mitra perdagangan di luar negeri.

Ia berharap ekspor perdana ini menjadi pembuka jalan bagi kerja sama jangka panjang dan pengiriman produk ke pasar internasional lainnya.

“Semoga PT Global Indo Pangan dapat terus tumbuh bersama lingkungan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Pencapaian tersebut turut mendapat dukungan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia, serta sejumlah mitra perbankan.

Dengan dimulainya ekspor Kakawna Indonesia Chocolate ke Jepang, industri pengolahan kakao di Sumedang memiliki peluang semakin luas untuk berkembang, sekaligus memperkuat posisi produk lokal dalam rantai perdagangan internasional.