Banner Iklan bjb

Cegah Omicron BA.4 dan BA.5, Vaksinasi di Kabupaten Bandung Kembali Digencarkan

Cegah Omicron BA.4 dan BA.5, Vaksinasi di Kabupaten Bandung Kembali Digencarkan

BANDUNG – Untuk mencegah infeksi Covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Program vaksinasi di Kabupaten Bandung mulai kembali digencarkan di sejumlah titik.

Di Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan misalnya. Di lokasi tersebut sebanyak 55 warga menjalani vaksinasi Covid-19 untuk dosis penguat (dosis ketiga) atau booster.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pangalengan Polresta Bandung Imron Rosyadi menyebut. Sebelum pelaksanaan vaksinasi yang kini kembali digencarkan warga lebih dahulu melaksanakan beberapa tahapan.

“Yaitu dicek tensi dan suhu badan serta discreening oleh petugas kesehatan. Setelah dinyatakan memenuhi syarat dan sehat, barulah dilaksanakan vaksinasi,” ungkapnya.

Setelah menerima dosis vaksin, lanjut Imron. Sehingga Warga harus menunggu kurang lebih 30 menit untuk diobservasi, mengantisipasi terjadinya reaksi tubuh terhadap vaksin.

“Kami sudah instruksikan Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek untuk mendampingi kegiatan vaksinasi Covid-19 mengantisipasi kemungkinan yang terjadi,” kata Kapolsek.

“Tentunya dalam pelaksanaan pengawasan tersebut harus memperhatikan protokol kesehatan, wajib bermasker serta selalu membawa hand sanitizer,” sambung Imron.

Di Kecamatan Rancaekek, Puskesmas Nanjungmekar pun kembali menggiatkan vaksinasi Covid-19 demi mewaspadai adanya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

Kapolsek Rancaekek Kompol Nanang Heru mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini menyasar warga diwilayahnya yang berumur 6 tahun sampai dengan lanjut usia (lansia).

“Pada program vaksinasi ini, pihak Polsek Rancaekek secara langsung melaksanakan pengamanan agar kegiatan bisa berjalan lancar dan tidak berkerumun,” tutur Nanang.

Nanang berharap percepatan vaksinasi ini akan memperkuat imunitas bagi warga Rancaekek Kabupaten Bandung sehingga dapat terhindar dari penularan Covid 19.

“Semoga dengan program vaksinasi ini warga pun secara sadar dapat mengikuti kegiatan tersebut beberapa waktu ke depan demi menjaga kesehatannya,” kata Nanang.