Berita  

Bank Sampah UNJ Hadir di Karang Tengah, Dorong Warga Kelola Limbah Jadi Potensi Ekonomi

BOGOR – Upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus didorong melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. Salah satunya dilakukan Program Studi Magister Manajemen Lingkungan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan menghadirkan fasilitas Bank Sampah bagi masyarakat Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Fasilitas tersebut diserahkan kepada pemerintah dan masyarakat Desa Karang Tengah dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Series 5, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Babakan Madang serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Selain penyerahan fasilitas, agenda juga diisi dengan workshop mengenai pengelolaan sampah terpadu yang dikaitkan dengan pengembangan ekowisata berkelanjutan.

Ketua Pelaksana PKM, Fikri Zainur, mengatakan program tersebut tidak berhenti pada pemberian sarana. Menurutnya, masyarakat juga perlu dibekali pemahaman agar fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

“Fokus agenda kegiatan kita hari ini diawali dengan penyerahan secara simbolis bank sampah dari pihak kampus UNJ ke Desa Karang Tengah, dilanjutkan dengan pemberian cinderamata. Setelah itu, kami langsung mengisinya dengan workshop komprehensif mengenai manajemen sampah terpadu berbasis ekowisata berkelanjutan melalui model pentahelix,” ujar Fikri.

Ia berharap keberadaan bank sampah dapat menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan di tingkat desa sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah sebagai sumber nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ketua BPD Karang Tengah, Sobar Rohmat, menyambut baik program yang dibawa UNJ. Ia menilai kehadiran akademisi di tengah masyarakat memberikan manfaat langsung, terutama dalam mendorong kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar UNJ yang sudah hadir membawa manfaat langsung bagi desa kami,” kata Sobar.

Sementara itu, Koordinator Program Studi Magister Manajemen Lingkungan UNJ, Prof. Dr. Eliana Sari, M.M., menegaskan bahwa bantuan bank sampah merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama jangka panjang dengan masyarakat Desa Karang Tengah.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik dapat berjalan beriringan dengan pengembangan potensi desa, termasuk sektor ekowisata.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pak Camat, pihak DLH, dan seluruh warga desa pada agenda PKM ini. Melalui penyerahan bank sampah dan workshop yang diberikan, besar harapan kami fasilitas ini mampu dikelola dengan baik, menjadi penggerak manajemen sampah terpadu, serta memperkuat potensi ekowisata berkelanjutan di Desa Karang Tengah,” ungkap Eliana.

Rangkaian PKM kemudian ditutup dengan acara resmi dan foto bersama yang melibatkan jajaran akademisi UNJ, pemerintah daerah, tamu undangan serta masyarakat Desa Karang Tengah.

Program tersebut diharapkan menjadi awal dari pengelolaan sampah yang lebih terorganisasi sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan desa yang bersih, produktif dan berkelanjutan.