Banner Iklan bjb
Berita  

3 Titik di Kawasan Desa Citengah Sumedang, Dikaji Tim Ahli Terkait Dugaan Penyebab Banjir Bandang

INISUMEDANG.COMPolres Sumedang menerjunkan Tim ahli dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung. Untuk melakukan kajian di 3 titik lokasi yang diduga menjadi pemicu terjadinya banjir bandang di Kawasan Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Kamis 13 Mei 2022.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Sumedang AKP Dedi Juhana mengatakan, Tim penyidik Polres Sumedang sengaja mendatangkan
Tim ahli dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung untuk mengkaji penyebab dari terjadinya banjir bandang yang menewaskan satu orang wisatawan asal Indramayu.

“Tim penyidik Polres Sumedang bersama tim ahli meninjau 3 titik lokasi yang diduga menjadi pemicu banjir bandang. Ke tiga lokasi ini yakni, kawasan wisata River Inn, Khalana, dan di wilayah Cisoka,” ujar Dedi kepada wartawan di Desa Citengah.

Adapun hasil kajian di 3 titik dari tim ahli ini, sambung Dedi. Selanjutnya akan menjadi salah satu rujukan untuk mengetahui penyebab dari bencana banjir bandang yang terjadi di kawasan Desa Citengah.

“Saat ini masih melakukan kajian di lapangan. Nanti hasil kajian tim ahli akan kami sampaikan kembali,” ucap Dedi.

Memeriksa Sejumlah Saksi

Selain meminta pendapat ahli, kata Dedi. Tim penyidik dari Polres Sumedang juga telah memeriksa sejumlah saksi lainnya, seperti dua pemilik objek wisata.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang mengetahui kejadian banjir bandang, serta saksi dari pemilik objek wisata,” tutur Dedi.

Penyelidikan dan penyidikan ini, tambah Dedi, dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi kejadian serupa kembali terjadi di waktu yang akan datang.

“Jika hasil kajian benar terindikasi alih fungsi lahan, tentunya akan kami proses sesuai dengan hukum. Namun, dengan proses ini, kami berharap ke depan. Tidak ada lagi alih fungsi lahan di kawasan sungai atau hutan yang dapat menyebabkan terjadinya bencana alam,” kata Dedi menegaskan.

Seperti diketahui, banjir bandang yang menerjang aliran sungai di Kawasan Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang, pada Rabu 4 Mei 2022, mengakibatkan anak 13 tahun Adinda Khaira Dwi Rahmayuda asal Indramayu meninggal dunia karena terseret banjir bandang.