Total Warga Terkena Dampak Banjir Cikeruh Mencapai 238 KK, Korban Jiwa Nihil

  • Bagikan
Babinsa Cikeruh Serma Wawan Setiawan dibantu warga saat membantu mengevakuasi korban banjir Cikeruh Kecamatan Jatinangor

INISUMEDANG.COM,- Banjir akibat luapan Sungai Cikeruh yang melanda 4 RW di Dusun Cikeruh Lio Desa Cikeruh Kecamatan Jatinangor yang terjadi Sabtu (27/11/2021) menyebabkan 238 KK terendam air. Rumah dan harta benda mereka terendam air kisaran 50 sampai 150 centi meter.

Danramil 1005/Jatinangor, Kapten INF Lesly Darmawan melalui Babinsa Cikeruh Serma Wawan Setiawan mengatakan perkembangan banjir di RW 07, 8 ,9 dan RW 10 Dusun Cikeruh Lio Desa Cikeruh Kec Jatinangor Kab Sumedang, Korban banjir bertambah, yang tadinya ada 232 KK, hasil pengecekan akhir di RT 01 RW 08 menjadi 238 KK.

“Banjir baru surut pada pukul 21.00, Sabtu (27/11) malam. Jalan Cikeruh Lio sudah bisa dilalui. Korban jiwa nihil, kerugian materil belum biasa dihitung,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi warga masyarakat yang terkena banjir belum ada yang mengungsi masih bertahan di rumahnya sambil membersihkan dampak banjir. Upaya yang dilakukan Babinsa, Bhabinmas dan Aparatur Desa membantu warga masyarakat membersihan lumpur dampak Banjir.

“Pada Minggu (28/11) Babinsa, Babhinkamtibmas, aparatur desa, relawan bencana, masyarakat, dibantu Damkar membantu membersihkan material lumpur sisa banjir. Perkembangan situasi saat akan dilaporkan pada kesempatan pertama dan saat ini turun hujan lagi,” ujarnya.

Menurut Wawan, banjir terjadi akibat luapan sungai Cikeruh kiriman dari Kecamatan Sukasari dan Tanjungsari. Besarnya volume air dan pendangkalan sungai menyebabkan air tumpah ke pemukiman dan jalan desa.

Yang terparah, kata Wawan, terjadi di RW 09 dan 10 dengan rata rata ketinggian air setinggi 150 centimeter.

  • Bagikan