oleh

Sumedang Akan Terapkan NEW NORMAL Dengan Protokol Kesehatan Ketat Mulai 2 Juni 2020

INISUMEDANG.COM-Dipenghujung masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap III, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang mengadakan Rapat Evaluasi Kamis (28/5/2020) di Pendopo IPP Sumedang.

Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan PSBB Tahap III secara umum menunjukkan adanya perbaikan (Score 69,233) tetapi belum signifikan dibandingkan capaian pada saat evaluasi PSBB Tahap II (Score 65,99).

“Kemudian berdasarkan analisis tim dari ITB dan UNPAD, sampai dengan saat ini Kabupaten Sumedang belum aman dari ancaman pandemi Covid-19. Angka Reproduksi Covid-19 Kabupaten Sumedang 0,913, adapun Indeks Transmisi Covid-19 Kabupaten Sumedang 41 %”. Kata Ketua Gugus Tugas H. Dony Ahmad Munir selesai rapat evaluasi kepada wartawan.

Masih menurut Bupati, Kabupaten Sumedang akan menerapkan NEW NORMAL dengan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat.

“Pengaturan umumnya dituangkan dalam Peraturan Bupati, sedangkan pengaturan teknisnya dioperasionalkan dalam SOP yang disusun oleh tiap-tiap SKPD sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing”. Ucapnya.

Kata Bupati ada beberapa Indikator keberhasilan pelaksanaan era New Normal.

“Diantaranya Masyarakat Produktif, Protokol Kesehatan Berjalan Efektif, dan Aman dari Pandemi Covid-19“. Jelas Bupati

Akan Diberlakukan Protokol Kesehatan Yang Ketat

Untuk itu, lanjutnya, harus dipersiapkan dengan matang, tidak main-main dan protokol kesehatan dijalankan secara ketat.

“Hal-hal yang harus diperhatikan agar pelaksanaan era New Normal optimal diantaranya Aturan main yang jelas dan simple serta SOP yang rinci”. Katanya

Selain itu, tambahnya, Sosialisasi yang masif, jugaharus dibuatkan SPTJM bagi masyarakat yang akan membuka kembali aktivitas.

“kemudian masyarakat harus disiplin, dan laksanakan man to man marking untuk SKPD dan laksanakan zona marking untuk Forkopimda”. Ujar Bupati.

Selanjutnya akan dilaksanakan tes massif dan penyediaan fasilitas kesehatan, Penyediaan dukungan logistik yang memadai.

“Aturan new normal harus dilaksanakan secara konsisten disertai pengenaan sanksi administrasi yang tegas. Karena itu, Satgas Penegakan Disiplin tetap dipertahankan dan dioptimalkan kinerjanya”. Tegasnya.

Pospam Ketupat Lodaya bisa didayagunakan dalam rangka penegakkan Perbup tentang New Normal.

Agar segera dibentuk Satgas Covid-19 di setiap unit usaha dan/atau entitas masyarakat yang bertugas menjaga dan mendisiplinkan warga masyarakat di lingkungan unit usaha dan/atau entitas masyarakat masing-masing.

‘Untuk mengoptimalkan pelaksanaan New Normal disusun jadwal waktu pelaksanaan new normal”. Kata Bupati.

Untuk Sosialisasi dan transisi New Normal akan dilaksanakan tanggal 30 Mei sampai dengan 1 Juni 2020.

“Aturan sudah berlaku tapi pararel dengan sosialisasi dan edukasi, untuk pelaksanaan New Normal Mulai efektif tanggal 2 Juni 2020″. Pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait