Situasi Arus Lalin di Simpang Susun Cileunyi Hari Ini Ramai Lancar

  • Bagikan
Simpang Susun Cileunyi Hari Ini Ramai Lancar
IMAN NURMAN RAMAI LANCAR: Situasi Arus Lalin di Simpang Susun Cileunyi pada Senin (18/10/2021) terpantau ramai lancar.

INISUMEDANG.COM – Akibat adanya pemasangan Girder (jembatan beton) di Simpang Susun Cileunyi pada Senin (18/10) situasi arus lalu lintas terbilang ramai lancar. Pantauan IniSumedang, terjadinya volume kendaraan karena bertepatan dengan hari Senin yang mana anak sekolah dan orang bekerja bertepatan pada waktu bersamaan.

Seperti yang terpantau arus kendaraan dari arah Garut/Tasik ke arah Tol Padaleunyi memang terjadi kepadatan arus lalin dengan rata rata kecepatan 30 sampai 40 KM/ jam. Sementara kendaraan yang datang dari Sumedang/Jatinangor yang akan ke Tol Purbaleunyi harus memutar arah ke bundaran ABC Cipacing.

Kecuali, kendaraan yang datang dari arah Sumedang menuju Cibiru/Ujung Berung tidak ada pengalihan arus alias lancar jaya.

Humas China Road and Bridge Corporation (CRBC) Mulsani mengatakan petugas di lapangan memastikan tidak ada penutupan arus Lalin. Hanya ada pengalihan arus dari arah Sumedang menuju Tol Purbaleunyi harus memutar arah ke bundaran ABC Cipacing. Sehingga, ada pertemuan kendaraan di bundaran ABC dengan yang datang dari arah Garut/Tasikmalaya.

Selain itu, adanya terminal bayangan seperti bus Primajasa dan elf yang menaik turunkan penumpang di pinggir jalan sehingga menyebabkan adanya antrean kendaraan, tetapi bukan di Simpang Susun.

“Kami ingatkan para pengendara yang melintasi Simpang Susun Cileunyi agar waspada dan memperhatikan rambu rambu lalulintas juga mengikuti arahan petugas dilapangan,” terangnya.

Ia mengatakan, pemasangan Girder tersebut seluruhnya membutuhkan waktu sampai beberapa pekan kedepan.

“Kalau tidak ada kendala, tiap harinya bisa terpasang 3 sampai 4 girder dengan rata rata pemasangan membutuhkan waktu 15 sampai 20 menit,” ucapnya.

Dikatakan, satu buah Girder itu memiliki panjang 40 meter dengan berat 180 ton. Setiap Girder dipasang menggunakan mesin launcher sehingga benar benar safety bahkan lebih cepat dari pada menggunakan crane.

“Pekerjaan pemasangan girder ini dilakukan tiga kali sampai 4 kali dalam satu hari. Namun, tidak ada penutupan arus, hanya pengalihan saja agar tidak melintasi segmen pemasangan girder yang memakan waktu 15 sampai 20 menit,” ujarnya.

Mulsani mengatakan, proses pemasangan girder diharapkan berjalan sesuai rencana tanpa ada kendala yang berarti.

“Selain itu, guna menjaga keselamatan pekerja dan penggunaan jalan, pemasangan dilakukan siang hari. Karena jika malam hari lebih beresiko seperti pandangan juga kondisi lalu lintas. Dan kami meminta maaf kepada pengendara jika perjalanan sempat terganggu selama pemasangan girder berlangsung,” tukasnya.

Seperti diketahui simpang susun ini merupakan akses penghubung dari Purbaleunyi menuju Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 2 tahap 3 terus dikebut pengerjaannya. Oleh sebab itu, pengendara yang akan melintasi area itu diimbau hati-hati dan memperhatikan rambu rambu lalulintas.

Sementara itu, Kanit Turjawali Polresta Bandung, IPTU Sugiharto RH mengatakan, guna mengantisipasi keselamatan dan kelancaran lalulintas di Simpang Susun Cileunyi saat pemasangan Girder Tol Cisumdawu berlangsung, pihaknya telah menyiapkan beberapa rekayasa lalulintas.

“Saat pemasangan girder berlangsung, kendaraan dari arah Jatinangor-Sumedang akan memutar di Bunderan ABC Cipacing lalu ke arah Gerbang Tol (GT) Cileunyi. Sedangkan, dari arah Garut-Tasik menuju Jakarta langsung saja ke (GT) Cileunyi dan yang menuju Cibiru-Bandung langsung lurus saja sesuai petunjuk rambu rambu serta arahan petugas dilapangan,” katanya.

Selain itu, imbuh Sugiharto, bersamaan dengan pemasangan Girder akses Tol Cisumdawu di Simpang Susun Cileunyi, sedikitnya 5 personil Satlantas Polresta Bandung diterjunkan guna mengatur lalulintas agar tetap lancar.

  • Bagikan