Sumedang – BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Penutupan Program Persiapan Kerja bagi Penerima Manfaat Klaim BPJS Ketenagakerjaan di Balai Latihan Kerja (BLK) Sumedang, Kamis, 6 Agustus 2026.
Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen dalam mendukung penerima manfaat agar kembali produktif melalui peningkatan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Acara penutupan secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Dr. Dra. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, M.Si dan dihadiri oleh perwakilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang Taufik Hidayat, S.H., M.Si., Kepala Wilayah Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat Sudarwoto, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumedang Rony Setiawan beserta jajaran, serta para peserta pelatihan.
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan kepada peserta pelatihan berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kedisiplinan, serta capaian selama mengikuti program persiapan kerja.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumedang, Rony Setiawan, menyampaikan bahwa manfaat BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga mencakup upaya pemberdayaan peserta dan ahli waris agar dapat kembali mandiri secara ekonomi.
“BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan saat terjadi risiko, tetapi juga berupaya mendukung keberlanjutan kehidupan peserta dan keluarganya. Program persiapan kerja ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan agar para penerima manfaat memiliki keterampilan baru, lebih percaya diri, dan siap kembali memasuki dunia kerja maupun berwirausaha,” ujar Rony.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Balai Latihan Kerja,
dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik serta meningkatkan taraf hidup keluarganya,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan program ini diharapkan para penerima manfaat tidak hanya memperoleh perlindungan sosial, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang lebih baik, dan menjadi pribadi yang produktif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.





