SUMEDANG – Kisah menyentuh datang dari seorang siswa di Tanjungsari. Ikhsan, pelajar kelas VIII di SMP Negeri 1 Tanjungsari, terpaksa menghentikan pendidikannya demi membantu perekonomian keluarga.
Cerita ini viral di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTok pada Jumat (17/4/2026), dan langsung mendapat perhatian luas dari publik. Dalam video tersebut, Ikhsan kini diketahui berjualan Cilok di sekitar Alun-alun Tanjungsari, tepatnya di depan pos pemadam kebakaran.
Teman-teman sekelasnya turut menyuarakan kondisi tersebut dengan harapan ada pihak yang bisa membantu. Mereka menyebut Ikhsan sebagai sosok yang rajin di sekolah, namun keadaan memaksanya untuk bekerja.
“Teman kami putus sekolah padahal dia rajin. Sekarang berjualan untuk bantu keluarga. Kami berharap bisa dibantu agar dagangannya laris,” tulis pengunggah dalam keterangan video.
Pihak sekolah membenarkan kondisi yang dialami Ikhsan. Mereka menyampaikan telah berupaya agar Ikhsan tetap bisa melanjutkan pendidikannya, meskipun hingga saat ini ia masih harus membantu keluarganya secara ekonomi.
“Iya sempat putus sekolah, padahal kami sudah berupaya membujuk dia untuk sekolah. Karena kan di SMP kami gratis tidak ada biaya apapun, ke sekolah juga tinggal jalan kaki karena dekat. Namun, dengan alasan tertentu, Ikhsan tetap ingin berjualan membantu ekonomi keluarganya,” ujar sumber di sekolah tersebut yang enggan disebut namanya.
Sumber itupun mengatakan jika orang tua ikhsan sudah pisah ranjang. Ikhsan tinggal bersama ayahnya, bersama kedua adiknya. Sementara, ibunya bersama suami barunya.
“Kalau dari segi ekonomi, Ikhsan bukan tergolong keluarga ekonomi ekstrem, namun karena alasan orang tuanya pisah ranjang, jadi mungkin beban ekonomi jadi bertambah,” ujarnya.
Usai viral, Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila mengunjungi kediaman Iksan di Dusun Kebon Hui Desa Tanjungsari Kecamatan Tanjungsari. Iksan dijanjikan Wabup akan kembali ke bangku sekolah dan akan mulai sekolah besok.
“Ya tadi saya melihat kondisi rumahnya, memang benar iksan sempat berhenti sekolah karena berjualan untuk membantu perekonomian ayahnya. Dan kami pemkab Sumedang akan bantu dia memfasilitasi untuk kembali ke sekolah,” ujarnya.






