Sekedar Mengenang! Dibawah Kepemimpinan Duet Sumedang Selama Dua Periode, DKI Jakarta Jadi Kota Metropolitan

Duet Sumedang
Ali Sadikin saat dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Soekarno Poto: garudamiliter.blogspot.com

INISUMEDANG.COM – Duet dua orang pria kelahiran asli Sumedang ini tercatat dalam sejarah. Sebagai orang yang pernah memimpin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta selama dua periode.

Duet Sumedang tersebut adalah Letnan jenderal Korp Komando KKO (Prun) Ali Sadikin dan Laksamana Muda Udara Raden H. Atje Wiriadinata.

Ali Sadikin sendiri berasal dari Cangkudu Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Sumedang Selatan, sedangkan H. Atje Wiriadinata merupakan keturunan Situraja Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang.

Dilansir IniSumedang.Com dari berbagai sumber. Ali Sadikin dan Raden H Atje Wiriadinata dilantik oleh Presiden Soekarno menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk membangun Ibu Kota Republik pada Kamis 28 April 1966 di Istana Negara.

Kepemimpinan Duet Sumedang, Jadikan Jakarta Kota Metropolitan

Dibawah kepemimpinan dua orang Sumedang ini, Jakarta berhasil menjadi sebuah kota metropolitan yang modern dan mengalami banyak perubahan.

Pasalnya, berkat Bang Ali panggilan akrab dari Ali Sadikin waktu itu. Beliau berhasil mengembangkan beberapa proyek Nasional yang hingga saat ini masih eksis dan masih menjadi tujuan wisatawan jika berkunjung ke Jakarta.

Proyek itu, terdiri dari Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Ria Monas, Taman Ria Remaja, kota satelit Pluit di Jakarta Utara, pelestarian budaya Betawi di kawasan Condet.

Bahkan, Ali Sadikin juga merupakan pencetus adanya pesta rakyat setiap tahun pada hari jadi kota Jakarta, 22 Juni. Serta berbagai aspek budaya Betawi dihidupkan kembali, seperti kerak telor, ondel-ondel, lenong dan topeng Betawi.

Tak hanya itu, Ali Sadikin juga menyelenggarakan Pekan Raya Jakarta yang saat ini lebih dikenal dengan nama Jakarta Fair. Sebagai sarana hiburan dan promosi dagang industri barang dan jasa dari seluruh tanah air, bahkan juga dari luar negeri.

Kemudian, dibawah kepemimpinan Ali Sadikin dan Raden H. Atje Wiriadinata, telah berhasil memperbaiki sarana transportasi di Jakarta dengan mendatangkan banyak bus kota dan menata trayeknya, serta membangun halte bus yang nyaman.

Di bawah pimpinan Bang Ali. Jakarta berkali-kali menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) yang mengantarkan kontingen DKI Jakarta menjadi juara umum selama berkali-kali.

Kepemimpinan Ali Sadikin dan H. Atje Wiriadinata Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta berakhir pada tahun 1977.