Rakor Forkopimda Sumedang, Bahas Antisipasi Mudik dan Relokasi Cimanggung

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar Rapat Koordinasi  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Rakor Forkopimda ) bertempat di Gedung Negara, Rabu, 21/04/2021.

Turut hadir pada kesempatan ini Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Forkopimda, Para Kepala SKPD terkait

Rakor ini memiliki dua agenda yaitu Antisipasi Hari Raya Idul Fitri dan Progress Relokasi Bencana Longsor di Cimanggung.

Tetkait Antisipasi Hari Raya Idul Fitri, dalam rakor ini, Kasatlantas memaparkan tentang rencana operasi penyekatan dalam rangka Antisipasi Hari Raya Idul Fitri yang akan dilaksanakan pada tanggal 6-17 Mei.

Berdasarkan pemaparannya, pos-pos penyekatan ini akan ditempatkan di Jatinangor, Parakan Muncang, Tanjung Medar, Tomo, Ujung Jaya, dan Wado.

Pengemudi yang memenuhi persyaratan administrasi akan diijinkan untuk melanjutkan perjalanan, sedangkan yang tidak, akan diputar balikkan.

Sementara itu dari segi kesehatan, sampai saat ini, penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sumedang relatif terkendali.

Persediaan pangan di Sumedang dinilai sudah tersedia dan terpenuhi, secara umum, harga-harga kebutuhan pokok di Sumedang juga terkendali.

Untuk pariwisata di Sumedang, tempat pariwisata dan bioskop akan tetap dibuka dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Selain itu untuk Pelaksanaan Peribadatan selama Puasa Ramadhan dan Idul Fitri seperti tata cara buka puasa, sahur, shalat tarawih, shalat id, dan ZIS di Kabupaten Sumedang sudah disesuaikan dengan peraturan, baik yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Sementara itu Bupati Sumedang H. Dr. Dony Ahmad Munir, ST, MM menyarankan agar titik penyekatan di tambah, yaitu di Songgong, Surian, Cibugel, Sayang dan Kirisik, untuk memaksimalkan penjagaan.

“Stok pangan dan harga harus terus diperhatikan dan dijaga. Selain itu, naskah khutbah untuk tidak mudik demi mencegah penularan COVID-19 juga diharapkan dapat senantiasa disampaikan”. Ujar Bupati.

Sedangkan untuk relokasi Cimanggung, dibagi menjadi 3 zona, yaitu SBG, Bojong Kondang dan Pondok Dawu.

“Zona SBG sedang dalam proses hibah pengembang, zona Bojong Kondang akan di relokasi ke Cinanjung dan zona Pondok Dawu akan di relokasi ke Cikahuripan, namun pihak pengembang belum menyelesaikan urusan hibah dengan masyarakat daerah asal, sehingga saat ini proses relokasi difokuskan kepada dua zona”. Tambah Bupati.

Dalam Rakor tersebut disampaikan juga terkait Panas Bumi Tampomas, sedang  dalam proses survey sosial ke 12 desa dengan fokus 6 desa untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif untuk mengambil kesimpulan yang komprehensif.

  • Bagikan