Positif Narkoba, Enam Pengunjung Tempat Hiburan Malam di Sumedang Diamankan Polisi

Pengunjung Hiburan Malam

INISUMEDANG.COM – Tim gabungan Satuan Reskrim dan Sat Reserse Narkoba Polres Sumedang menggerebek dua tempat karaoke di wilayah Kabupaten Sumedang. Yang berlokasi di Cimalaka dan Jatinangor, pada Rabu 19 Januari 2022 malam. Hasilnya, empat pengunjung kedapatan telah mengkonsumsi obat terlarang dan dua orang lainnya positif narkoba jenis sabu sabu.

Kasat Res Narkoba Polres Sumedang AKP Bagus Panuntun mengatakan, dalam razia di lokasi kedua Jarkill Karaoke Jatinangor. Tim gabungan Polres Sumedang melakukan tes urine kepada beberapa pengunjung yang sedang berpesta minuman keras di lokasi tersebut.

“Hasilnya, enam orang kami amankan, karena mengkonsumsi obat terlarang dan dua diantaranya positif narkoba jenis sabu-sabu,” ujarnya Kamis 20 Januari 2022.

Tidak hanya itu, sambung Bagus, petugas juga mendapati satu pucuk senjata api replika dengan peluru jenis mimis, dua buah senjata tajam, empat belas butir obat Psikotropika jenis Merlopam, dua butir Obat Psikotropika jenis Zipras dan 28 botol minuman keras berbagai merk.

“Sejumlah barang bukti yang disita beserta keenam pelaku digiring menuju Polres Sumedang untuk diperiksa guna dilakukan pengembangan perkara,” tegasnya.

Bagus menuturkan, pihaknya telah melakukan razia di Dua tempat karaoke yaitu Pesona Karaoke dan Jarkill Karaoke.

“Malam ini kita ada tugas razia tempat hiburan yang melanggar prokes,” ucapnya.

Untuk di lokasi Pesona Karaoke, lanjut Bagus, Anggota kepolisian menggunakan senter untuk menerangi tempat karaoke tersebut. Namun, kami menemukan pengunjung karaoke di dalam ruangan dan sejumlah perempuan diduga ladies companion atau pemandu karaoke pun ditemukan di salah satu ruangan.

“Kami memeriksa barang-barang yang ditemukan di dalam ruang karaoke dan Pemandu karaoke diperiksa kesehatannya melalui swab antigen,” tuturnya.

Bagus menambahkan, Polisi menyatakan bahwa tempat karaoke tersebut melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

“Kami tetapkan, tempat karaoke itu melanggar PPKM Level 2 karena seharusnya sudah tutup pada pukul 24.00 WIB,” tandasnya.