Pilkades di 89 Desa di Sumedang Diundur Menjadi 27 Oktober 2021

  • Bagikan
Kepala DPMD Kabupaten Sumedang Endah Kusyaman

INISUMEDANG.COMPemerintah Daerah Kabupaten Sumedang akhirnya memutuskan untuk mengundur pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak tahun 2021.

Diundurnya pelaksanaan Pilkades Serentak ini diambil, setelah melalui berbagai pertimbangan dan proses pengkajian.

Awalnya pelaksanaan pemungutan suara di 89 desa di wilayah Kabupaten Sumedang, yang sebelumnya akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 8 September nanti, akhirnya diundur menjadi tanggal 27 Oktober 2021 mendatang.

Untuk pengunduran waktu pelaksanaan Pilkades serentak tersebut, telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Sumedang Nomor 334 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Nomor 186 Tahun 2021 Tentang Penetapan Hari, Tanggal, Bulan, Nama Desa, dan Besaran Bantuan Keuangan Kepada Desa Dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Secara Serentak Tahun 2021 pada tanggal 10 Agustus 2021 lalu,

Perubahan waktu pelaksanaan Pilkades Serentak itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang Endah Kusyaman.

Menurutnya perubahan waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan dalam Keputusan Bupati Sumedang ini, sudah melalui hasil kajian dan proses pertimbangan yang cukup matang.

“Selain pertimbangan yang matang, juga didasari oleh Berita Acara Rapat Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kabupaten Sumedang dan Sub Kepanitiaan Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kecamatan Nomor 141.1/65/DPMD tanggal 10 Agustus 2021,” kata Endah beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Endah menuturkan, kebijakan yang dikeluarkan Pemkab Sumedang, merupakan l tindak lanjut atas Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 141/4251/SJ tanggal 9 Agustus 2021 Hal Penundaan Pelaksanaan Pilkades Serentak dan Pemilihan Antar Waktu (PAW) Pada Masa Pandemi Covid-19.

Dalam Keputusan Bupati Sumedang Nomor 334 Tahun 2021 ini, sambung Endah, maka beberapa jadwal tahapan Pilkades yang telah ditetapkan dalam Kepbup sebelumnya tentang terpaksa harus diundur pelaksanaannya.

Adapun beberapa tahapan Pilkades serentak yang harus diundur, diantaranya yaitu pengundian nomor urut calon kepala desa yang sebelumnya diagendakan bulan Agustus kini diundur menjadi tanggal 11 Oktober 2021. Serta jadwal penetapan dan pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT) menjadi tanggal 12 sampai 13 Oktober 2021, dan terakhir waktu pelaksanaan pemungutan suara, penghitungan suara dan penandatanganan berita acara hasil Pilkades diundur menjadi tanggal 27 Oktober 2021.

“Hanya sebagian dari lampiran Keputusan Bupati Sumedang Nomor 186 Tahun 2021 yang dirubah. Sedangkan ketentuan-ketentuan lainnya masih tetap berlaku sepanjang tidah diubah dalam ketentuan dalam Keputusan yang baru ini,” ucapnya.

Endah berharap, agar masyarakat yang desanya akan melaksanakan Pilkades, dapat memberikan hak suaranya dengan sebaik mungkin, demi kemajuannya. Sehingga menghasilkan pemimpin yang amanah dan tentunya dapat memajukan Desa itu sendiri.

“Semoga Pilkades serentak tahun ini bisa berjalan lancar, sukses dan ttidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19. Untuk itu, saya berharap panitia dan masyarakat dapat benar-benar menjalan protokol kesehatan secara ketat pada pelaksanaan atau pemungutan suara Pilkades Serentak nanti” kata Endah.

  • Bagikan