Pemakaman Jenazah Covid-19 di Sumedang Tembus 200 Lebih dalam 6 Bulan, 130 Diantaranya di Bulan Juni

  • Bagikan
Pemakaman jenazah covid-19

INISUMEDANG.COM – Ganasnya virus Corona telah merenggut ratusan nyawa warga di Sumedang. Berdasarkan data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang dari Bulan Januari hingga Juni 2021, tercatat telah memakamkan sekitar 205 orang.

Sementara dari jumlah 205 pemakaman tersebut, 130 diantaranya dimakamkan pada pada bulan Juni ini

“Iya berdasarkan data RSUD dalam kurun waktu 6 bulan terakhir ini, tercatat 205 pemakaman, dan Juli merupakan lonjakan pemakaman dengan 130 pemakaman. Malahan sempat tembus 14 pemakaman dalam 1 hari di bulan Juni kemarin,” kata Direktur RSUD Sumedang Dr.dr. H. Aceng Solahudin saat ditemui di Ruang Kerjanya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Aceng menuturkan, meningkatnya angka kematian dalam 6 bulan terakhir ini, merupakan teguran bagi semuanya, bagaimana kita harus menjaga jangan sampai menyepelekan Covid-19.

“Meningkatkan angka kematian akibat Covid-19 di Sumedang ini, tentunya sesuatu yang tidak diharapkan oleh semua pihak. Makanya saya berpesan jangan abaikan Prokes, justru sekarang ini harus lebih ditingkatkan lagi,” ujar Aceng.

Dampak dari meningkatnya angka kematian itu, sambung Aceng, yaitu membuat kewalahannya tim Pemakaman RSUD Sumedang.

“Kasihan tim pemulasaraan dan pemakaman jenazah di RSUD, bayangkan sehari bisa 7 memakamkan, bahkan sampai 14 kali dalam sehari melakukan pemakaman dengan Prokes yang ketat,” ucapnya.

Untuk menjaga kesehatan bagi para Nakes dan juga Tim Pemakaman, tambah Aceng, pihaknya terus berupaya mengontrol kesehatannya. Karena seiring dengan meningkatnya angka kasus harian dan kematian akibat Covid-19, tentunya akan menguras tenaga para Nakes di RSUD Sumedang.

Aceng berharap, memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini, masyarakat lebih patuh lagi mengikuti aturan pemerintah.

Pasalnya, kata Aceng, kunci keberhasilan menekan angka penyebaran Covid-19 butuh kerjasama semua pihak termasuk masyarakat.

“Sekali lagi saya himbau ke Masyarakat jangan sesekali menyepelekan Covid-19, virus itu nyata ada dan parut dihindari. Jangan lupa pakai masker, jauhilah kerumunan, cuci tangan dengan air mengalir dan mengurangi mobilitas untuk saat ini,” tandasnya.

  • Bagikan