Orang Tua Santri Bantu Pembangunan Majelis Taklim Kabandungan

  • Bagikan
Pembangunan majlis kabandungan

INISUMEDANG.COMRencana pembangunan majelis taklim Kabandungan sudah lama diinginkan masyarakat Dusun Cisasak Desa Pajagan Kecamatan Cisitu. Akan tetapi, hampir 4 tahun  berlalu belum juga terlaksana dikarenakan terkendala dengan besarnya biaya. Pasalnya pembagunan tersebut hanya mengandalkan dari santri dan para agnia yang dermawan.

Namun di saat ini sebagian mulai menyadari betapa pentingnya pendidikan agama untuk anak-anak mereka, sehingga keinginan untuk membangun pesantren tersebut semakin kuat kembali.

“Alhamdulillah setelah bermusyawarah dengan warga dan alumni, pembangunan gedung  majelis taklim dan pondokan dapat dilanjutkan, meski masih banyak kekurangan sarana dan prasarananya,” Jelas Pimpinan pesantren Kabandungan Ustadz Tiow Winata, S.Ag.

Dikatakannya, dorongan dari warga dan  santri membuat ia lebih bersemangat kembali melanjutkan pembangunan.

“Semangat mereka untuk menuntut ilmu dan Ghiroh mereka terhadap islam semakin tinggi, yang akhirnya mengingatkan mereka akan keinginan orang tua mereka untuk membangun sebuah majelis taklim dan pondokan yang diperuntukkan untuk anak-anak mereka,” jelasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, saat ini ada sekitar 50 Santri yang siap untuk menuntut ilmu dan belajar mengaji, beberapa orang di antaranya merupakan santri yang kurang mampu dan anak-anak yatim.

Sementara Badru salahsatu dari orangtua santri sekaligus panitia pembangunan asal Samoja Sumedang berharap pembangunan segera terwujud.

”Alhamdulillah sedikit demi sedikit pembangunan pesantren secara bertahap dapat dimulai dengan begitu anak saya Dafa (13) dapat melanjutkan mesantren,” tuturnya.

Ia juga berharap doa restu dari semua pihak untuk kelancaran  pembagunan majelis taklim tersebut.

“Kami berharap doa restu dari masyarakat semua dan jika ada orang kaya yang dermawan yang mau menitipkan sebagian rizkinya kami menerimanya dengan senang hati,” terangnya.

  • Bagikan