Mentari Homeschooling Resmi Hadir di Sumedang, Tawarkan Pembelajaran Personal dan Keterampilan Masa Depan

Sumedang, 18 April 2026 – Lembaga pendidikan nonformal Mentari Homeschooling resmi dibuka di Kabupaten Sumedang. Kehadirannya berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Radiva Akram dan menjadi bagian dari grup pendidikan yang juga menaungi Mentari Preschool, Mentari Learning Center, serta Little Sun Multisensory Academy.

Ketua Yayasan Pendidikan Radiva Akram Rossy Mardianti mengatakan, Mentari Homeschooling hadir sebagai alternatif pendidikan dengan pendekatan pembelajaran individual, fleksibel, dan berorientasi pada potensi setiap peserta didik.

“Dengan model ini diharapkan menjadi solusi bagi keluarga yang menginginkan proses belajar yang lebih personal, nyaman, dan sesuai kebutuhan anak,” kata Rossy, seusai Opening Mentari Homeschooling di Jl. Pangeran Soerjaatmadja, Kecamatan Sumedang Selatan.

Adapun sistem yang diterapkan, lebih Rossy, setiap peserta didik mendapatkan pendampingan yang disesuaikan dengan kemampuan, minat, serta gaya belajar masing-masing.

Ini Baca Juga :  Setwan DPRD Sumedang Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan Ekstrem

Pendekatan ini, kata Rossy, diyakini mampu mendorong perkembangan anak secara optimal, mengingat setiap individu memiliki karakteristik dan cara belajar yang berbeda.

Tak hanya fokus pada akademik, sambung Rossy, Mentari Homeschooling juga menghadirkan sejumlah program unggulan yang dirancang untuk menjawab tantangan era modern.

Program tersebut meliputi literasi untuk meningkatkan kemampuan membaca dan berpikir kritis, numerasi guna memperkuat logika serta penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari, hingga agrobisnis yang mengenalkan konsep pertanian modern dan peluang usaha berbasis alam.

“Selain itu, terdapat program entrepreneur untuk menumbuhkan jiwa kreatif dan kepemimpinan sejak dini, serta digitalisasi yang membekali peserta didik dengan keterampilan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Mentari Homeschooling, Arif Firman, menjelaskan bahwa lembaga ini hadir untuk menjawab kebutuhan anak dengan latar belakang dan karakter belajar yang beragam.

Ini Baca Juga :  Atasi Kasus Bullying Disdik Sumedang Luncurkan Aplikasi e-Pelita

“Kami melihat banyak anak memiliki cara belajar, minat, dan bakat yang berbeda. Karena itu, kami menghadirkan wadah yang mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut agar potensi mereka bisa berkembang secara optimal,” ujar Arif.

Ia menambahkan, homeschooling merupakan bagian dari layanan pendidikan nonformal berbasis Program Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kesetaraan. Program ini setara dengan pendidikan formal, yakni Paket A untuk tingkat SD, Paket B untuk SMP, dan Paket C untuk SMA.

Menurut Arif, perbedaan utama dengan sekolah formal terletak pada layanan yang bersifat individual dan fleksibel.

Kurikulum yang digunakan, sambung Arif, tetap mengacu pada dinas pendidikan, namun dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan peserta didik.

“Kami ingin memastikan semua anak mendapatkan hak belajar yang sama, baik yang memiliki keterbatasan finansial, fisik, kognitif, maupun sosial emosional. Namun kami juga terbuka untuk anak pada umumnya, dengan sistem assessment agar layanan tetap optimal dan seimbang,” jelasnya.

Ini Baca Juga :  26 Kontingen O2SN dan FL2SN se-Sumedang Akan Bertarung Menuju Tiket FLS2N Provinsi

Mentari Homeschooling juga menegaskan bahwa peserta didik yang mengikuti program ini tidak dapat menjalani pendidikan formal secara bersamaan, demi menjaga kejelasan legalitas dan fokus pembelajaran.

Dengan lingkungan belajar yang dirancang nyaman dan inspiratif, Mentari Homeschooling menargetkan peserta didik dari berbagai latar belakang yang membutuhkan layanan pendidikan individual, baik untuk mengembangkan minat khusus maupun meningkatkan potensi akademik.

Ke depan, tambah Arif, lembaga ini diharapkan mampu menjadi salah satu pilihan pendidikan nonformal berkualitas di Sumedang, sekaligus mencetak generasi pembelajar yang mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Nah, bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya, untuk informasi pendaftaran dan program, masyarakat dapat menghubungi Mentari Homeschooling melalui WhatsApp serta mengikuti media sosial resmi mereka di Instagram, TikTok, dan Facebook,” tandasnya.