Musrenbang RKPD 2027, DPRD Sumedang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah

SUMEDANG – DPRD Kabupaten Sumedang menegaskan pentingnya penguatan sektor ekonomi dalam perencanaan pembangunan tahun 2027.

Hal itu disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang, Selasa (7/3/2026).

Ketua DPRD Sumedang, H. Sidik Jafar, menyebut capaian pembangunan daerah pada tahun sebelumnya menjadi dasar untuk mendorong kinerja yang lebih optimal ke depan. Ia menilai tren positif tersebut perlu dijaga
sekaligus ditingkatkan.

“Capaian yang sudah baik ini harus kita lanjutkan dengan langkah yang lebih konkret agar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ini Baca Juga :  Promo Bulan Juli, Janspark Gratiskan Tiket Masuk Khusus Warga Jatinangor

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumedang, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Forkopimda, akademisi, pelaku usaha, serta tokoh masyarakat.

Forum ini menjadi ruang bersama dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.
Menurut Sidik, fokus pembangunan ke depan tidak hanya pada pertumbuhan, tetapi juga pada kualitas hasil pembangunan, terutama dalam membuka peluang kerja dan meningkatkan daya saing ekonomi.

“Kita ingin pertumbuhan ekonomi yang terjadi benar-benar dirasakan masyarakat, salah satunya melalui peningkatan lapangan kerja,” katanya.

Dalam kesempatan itu, DPRD juga menyoroti pengembangan kawasan strategis. Jatinangor diarahkan sebagai kawasan terpadu berbasis pendidikan dan ekonomi, sementara wilayah Buahdua, Ujungjaya, hingga Tomo diproyeksikan sebagai kawasan industri baru.

Ini Baca Juga :  DPRD-Pemkab Sumedang Gelar Vikon bersama Gubernur Ridwan Kamil, Bahas Persiapan New Normal

“Pengembangan kawasan ini harus dipersiapkan secara matang agar mampu menjadi penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, sehingga setiap program yang direncanakan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan di Sumedang bisa berjalan lebih cepat dan merata,” pungkasnya.