Mahasiswi UPI Dorong Digitalisasi Pendidikan di SDN Pasirimpun

SUMEDANG — Sejumlah mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung menjalankan program digitalisasi pendidikan di SDN Pasirimpun sebagai bagian dari inisiatif “Pejuang Digital”. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah dasar.

Kegiatan berlangsung pada Rabu, 8 April 2025, di Desa Situraja, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang. Agenda tersebut diawali dengan kegiatan penerimaan peserta alumni Pejuang Digital yang melibatkan berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan pendidikan.

Acara dihadiri oleh Camat Situraja, unsur TNI dan Polri, serta perwakilan organisasi pendidikan seperti PGRI. Selain itu, hadir pula pengawas sekolah, kepala sekolah se-Kecamatan Situraja, perwakilan guru, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Ini Baca Juga :  Soal Penerapan Masuk Sekolah Jam 6 Pagi, Begini Kata Kadisdik Sumedang

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu daerah, serta sambutan dari sejumlah pihak. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama.

Kolaborasi Dorong Pembelajaran Digital

Penyambutan mahasiswi dilakukan di halaman sekolah dengan penampilan tarian umbul-umbul. Kehadiran peserta program Pejuang Digital diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan pihak sekolah dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis digital.

Program ini dirancang untuk mendukung guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar. Dengan demikian, siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Ini Baca Juga :  PCNU Kabupaten Sumedang dan Anggota DPRD Ucapkan Selamat dan Sukses HAB Kementrian Agama RI

Para mahasiswi UPI berperan sebagai fasilitator yang membantu pengenalan serta penerapan perangkat dan metode digital di lingkungan sekolah.

Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Melalui program ini, diharapkan kualitas pendidikan di daerah dapat terus meningkat. SDN Pasirimpun menjadi salah satu contoh penerapan digitalisasi pendidikan di tingkat sekolah dasar.

Selain memberikan dampak pada siswa, program ini juga mendukung peningkatan kapasitas guru dalam mengadopsi teknologi pembelajaran. Sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari peserta. Antusiasme terlihat dari keterlibatan aktif siswa dan guru selama acara berlangsung.

Ini Baca Juga :  Pemkab Sumedang Bentuk BLK Komunitas

Dukungan Sekolah dan Harapan Ke Depan

Kepala SDN Pasirimpun, Tita Rosdianti, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan mahasiswa UPI.

“Digitalisasi pendidikan ini sangat membantu kami untuk meningkatkan pelayanan kepada siswa dan orang tua di era modern ini,” katanya.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan, khususnya di wilayah Sumedang.

Program Pejuang Digital yang digagas mahasiswi UPI Bandung menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi pendidikan. Melalui pendekatan kolaboratif, digitalisasi pendidikan diharapkan mampu menciptakan sistem pembelajaran yang lebih modern, efektif, dan inklusif.