Ketersediaan Vaksin di Sumedang Menipis

  • Bagikan
Bupati Sumedang

INISUMEDANG.COM – Ketersediaan vaksin Covid-19 di Kabupaten Sumedang menipis, dan saat ini hanya tersedia beberapa ribu vial vaksin untuk satu minggu ke depan.

“Stok vaksin di Kabupaten Sumedang saat ini memang sudah menipis. Hanya tinggal beberapa ribu vial. Cukup untuk vaksinasi seminggu ke depan,” kata Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir usia meninjau pelaksanaan serbuan vaksin TNI AL di Gor Tadjimalela, Senin (2/8/2021).

Untuk itu, kata Dony, pihaknya telah mengajukan permintaan untuk penambahan pasokan vaksin kepada pemerintah pusat.

“Kami berharap pasokan vaksin dari pemerintah pusat bisa segera tiba di Sumedang. Terlebih kesiapan kami untuk melaksanakan vaksinasi sudah sangat siap. Karena Tenaga medis di 35 pusat, juga dibantu TNI, Polri sudah siap, tinggal menunggu ketersediaan vaksinnya saja,” ujarnya.

Diakuinya, bahwa proses vaksinasi di Kabupaten Sumedang saat ini masih rendah, atau baru mencapai 15 persen saja.

“Sumedang ini masuk ke dalam daerah landai, sehingga vaksinasi progres vaksinasinya masih rendah. Hal ini, karena Sumedang seringnya berada di zona kuning dan oranye. Disisi lain pemerintah pusat prioritas vaksinnya ke daerah zona merah,” tutur Dony.

Untuk mempercepat vaksinasi di Kabupaten Sumedang, tambah Dony, diharapkan pemerintah pusat segera mengirimkan vaksin, seusai dengan pengajuan yang diminta oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang.

“Selain minta pasokan ke pusat ditambah, untuk meningkatkan persentase vaksinasi di Sumedang, kami juga menggandeng pihak lain. Seperti TNI, Polri, dan perguruan tinggi yang ada di Sumedang. Dan kemarin juga, ITB, Unpad, IPDN siap membantu dalam mempercepat vaksinasi oleh Pemerintah,” kata Dony menegaskan.

Menipisnya stok vaksin juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang Dadang Sulaeman.

Menurutnya, saat ini stok vaksin di Kabupaten Sumedang masih ada sekitar 4000 vial yang sudah disebar ke 35 Puskesmas.

“Saat ini memang sudah sangat menipis, dan yang sudah tersebar di Puskesmas sekitar 4000 vial. Ini paling cukup untuk beberapa hari saja,” kata Dadang menegaskan.

Dadang berharap, pemerintah pusat mempercepat distribusi vaksin ke Kabupaten Sumedang. Hal ini, agar bisa cepat dalam melakukan akselerasi vaksinasi.

“Yang menjadi kendala vaksinasi di Sumedang saat ini adalah minimnya stok vaksin. Sedangkan untuk tenaga medis, kami sangat siap. Selain itu juga kami punya 35 Puskesmas,” ucap Dadang.

  • Bagikan