Kesadaran Warga Divaksin Masih Minim, Pemdes Terus Edukasi Warga Pentingnya Divaksin

  • Bagikan

JATINANGOR– Upaya pemerintah memutus mata rantai Covid 19, salah satunya memberikan vaksinasi kepada masyarakat. Namun, karena Kesadaran Warga Divaksin Masih Minim kurangnya pemahaman warga akan manfaat vaksin bahkan lebih cenderung menakutkan, antusias warga untuk divaksin menurun.

Oleh karena itu pemerintah Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang tengah gencar berikan edukasi bagi warga khususnya lansia agar bersedia untuk divaksin Covid-19.

Kepala Desa (Kades) Cileles Duduy Abdul Holik mengatakan edukasi bagi warga terkait vaksinasi Covid-19 disebabkan banyak lansia yang enggan untuk divaksin. Menurutnya, ada kemungkinan para lansia enggan divaksinasi karena takut mendapat efek samping.

“Imbauan langsung ke masyarakat di kegiatan Tahlilan sampai puluhan orang, kakek-kakek semua, gak ada yang siap,” kata Holik, Rabu (9/6).

Holik mengaku, pihaknya telah sering melakukan sosialisasi mengenai bahaya Covid-19 serta memberikan edukasi bagi warga supaya bersedia mengikuti vaksinasi.

Baca Juga : Antisipasi Tatap Muka, Guru dan Tendik Mulai Divaksin Hari Ini

“Kemarin juga sosialisasi sekalian sapa warga. Kalau nanti ada program pemerintah vaksinasi, jangan takut, justru itu bentuk kasih sayang pemerintah untuk mencegah agar tidak terpapar Corona,” pungkas Holik.

Ia menuturkan, dari 10 orang jatah dosis vaksin bagi lansia saat dilakukan ternyata tidak satu pun warga yang datang.

“Mudah-mudahan ke depannya jadi pada mau. Tapi kalau perangkat desa semua sudah divaksin,” ucapnya.

Terkait kurangnya antusias lansia yang bersedia melakukan vaksinasi, Holik menegaskan pihaknya tidak pernah bosan untuk sosialisasi dan tetap semangat berikan edukasi mengenai virus Covid-19 kepada warga.

“Mudah-mudahan ke depannya apabila ada program pemerintah seperti vaksinasi, jangan takut, itu sebagai ikhtiar kita menanggulagi Covid-19,” tutup Holik.

  • Bagikan