Kelabui Petugas, Pedagang di Sumedang Sembunyikan Miras di Gudang Berpintu Lemari Pakaian

  • Bagikan
Kelabui Petugas

INISUMEDANG.COM – Berniat kelabui petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Yayat Sudrajat seorang pedagang sekaligus pemilik Toko Kelontongan atau Grosir di Dusun Elos RT 1 RW 3 Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado menyembunyikan dagangannya berupa Minuman Keras (Miras) di Gudang berpintu Lemari Pakaian.

Yayat dan sejumlah pedagang miras lainnya, terjaring dalam razia miras yang di laksanakan oleh Satpol PP Kabupaten Sumedang, pada Selasa (12/10/2021) sekitar Pukul 19.30 WIB malam.

Kegiatan Penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang sendiri, dipimpin oleh Sekertaris Satpol PP Kabupaten Sumedang, Deni Hanafiah didampingi Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Yan Mahal Rizzal serta Kasi Bina Potensi Linmas, Unsur Polisi Militer serta tim gabungan lainnya.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Yan Mahal Rizzal mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti informasi yang diberikan oleh warga tentang adanya tempat tempat usaha yang diduga berjualan minuman beralkohol di beberapa tempat.

Adapun sasaran pada operasi penegakan Perda Kabupaten Sumedang ini, yaitu Tempat Hiburan Karaoke di Jalan Lingkar Wado-Darmaraja, toko kelontongan/grosir yang terletak di Dusun Elos RT 1 RW 3 Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado dan Warung Nasi dan tempat hiburan KARAOKE di Jalan Lingkar Wado.

“Dari razia tersebut, kami berhasil mengamankan sebanyak 181 botol miras berbagai merk. Dan selanjutnya diamankan di kantor Satpol PP Sumedang. Sedangkan untuk ke 3 pemilik minuman ber alkohol tersebut diperintahkan untuk menghadap ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja Pada hari Kamis 14 Oktober 2021, Untuk dimintai keterangan oleh PPNS,” ujar Rizzal Rabu (13/10/2021) pagi.

Dari ke tiga tempat tersebut, sambung Rizzal, ada salah seorang pedagang yang berusaha mengelabui petugas dengan menyimpan miras di gudang yang berpintu lemari pakaian.

Namun, niat pedagang itu berhasil diketahui oleh petugas dan dari gudang tersebut ditemukan sebanyak 111 botol minuman keras berbagai merk.

Selain itu, kata Rizzal, pihaknya juga mengamankan para pengunjung tempat karaoke di lokasi sebanyak 6 Orang. Yang kemudian dibina dan dibuatkan surat pernyataan agar tidak kembali mengulang perbuatan serupa yang dituangkan dalam bentuk surat pernyataan.

“Kami juga menemukan dalam satu ruangan ada seorang gadis remaja dengan pakaian cukup mengundang syahwat yang ditemani oleh 8 orang pria remaja sedang bernyanyi nyanyi plus minuman yang bisa memabukkan. Dan yang lebih parah ketika diperiksa sebagian besar dari mereka tidak hapal Pancasila,” kata Rizzal.

Rizzal berharap, agar masyarakat tidak segan-segan untuk menginformasikan kepada Satpol PP jika di wilayahnya terindikasi ada perbedaan miras.

“Informasi dari masyarakat tentu saja sangat penting untuk meminimalisir peredaran miras di wilayah Sumedang. Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih atas informasi yang sudah diberikan ke Satpol PP,” ujar Rizzal.

  • Bagikan