Kekeringan, Sejumlah Warga di Desa Sawahdadap Antri Air Bersih

warga antri air bersih

INISUMEDANG.COM – Musim kemarau melanda sebagian besar wilayah Sumedang membuat banyak warga mulai mengeluhkan kekurangan air bersih.

Seperti yang terjadi di Dusun Pamatang, Dusun Naringgul Desa Sawahdadap Kecamatan Cimanggung, sejumlah warga rela mengantri untuk mendapatkan air bersih yang dikirim oleh salah satu perusahaan di wilayah tersebut.

Dede Mulyana salah seorang warga Desa Sawahdadap mengatakan, kekurangan air bersih di sejumlah dusun di Desa Sawahdadap memang sering terjadi ketika musim kemarau tiba.

Ini Baca Juga :  Puncak Hari Keluarga Nasional Dinas PPKB Luncurkan Vaksin Covid-19 Untuk Anak

Terlebih, sumur artesis milik pemerintah yang biasanya bisa mengeluarkan air selama 2 jam dalam setiap harinya, kini hanya mampu keluar hanya alam waktu 15 menit saja. Hal itu dimungkinkan karena sumber airnya mulai berkurang.

“Iya, ada beberapa warga di dua dusun di Desa Sawahdadap yang saat mulai merasakan kekurangan air bersih,” kata Dede saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (9/9/2021).

Untuk itu, sambung Dede, dirinya berupaya meminta bantuan air bersih kepada sejumlah perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Cimanggung.

Ini Baca Juga :  Pembelajaran Tatap Muka Bisa Dimulai, Ketua DPRD Sumedang Minta Antisipasi Kerumunan di Sekolah

“Alhamdulillah, dari pihak perusahaan ada yang mau membantu dan mengirim mobil tangki air bersih untuk kebutuhan warga,” ujar Dede.

Selain di Desa Sawahdadap, tambah Dede, kekurangan air juga terjadi di wilayah Desa lainnya yaitu Desa Sindanggalih.

“Ada sekitar 300 warga di beberapa dusun di Desa Sindanggalih yang saat ini turut juga disuplai air bersih,” ujarnya.