oleh

Ini Hasil Kunjungan Komisi II DPRD Terhadap Bappenda Kab. Sumedang

INISUMEDANG.COM – Komisi II DPRD Kabupaten Sumedang, mendatangi Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Sumedang dalam rangka pengawasan terhadap Pendapatan Asli Daerah pada Senin, (2/3/2020).

Kedatangannya dalam upaya sinegritas, antara DPRD dengan Bappenda untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Alhamdulillah, untuk Kabupaten Sumedang saat ini sudah real time terkait penerimaan pajak, itu berdasarkan data yang diterima berdasarkan tapping box yang terpasang di sejumlah sejumlah restoran. Sehingga semua transaksi bisa terpantau oleh Bappenda,” Kata Warson, ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumedang saat melakukan kunjungan ke Kantor Bappenda.

Menurutnya, dengan PAD yang mencapai 273 Miliar ini, ada kenaikan yang signifikan dari tahun ke tahun.

“Untuk target 2023 ini, sekitar 900 miliar, mudah-mudahan target tersebut dapat tercapai,” harapnya.

Warson menambahkan, untuk mendorong peningkatan PAD sendiri, pihaknya akan mendorong Bappenda agar pengadaan tapping box lagi. Dimana saat ini baru terpasang 68 unit, dari kebutuhan 173.

“Jadi kita akan mendorong lagi terkait pengadaan tapping box, karena dengan keberadaan alat tersebut, setiap hari penerimaan pajak dapat terpantau langsung,” ujarnya.

Sementara itu, PAD dari sektor Mineral dan Batubara (Minerba), di Sumedang masih terkendala dengan kisaran harga yang masih murah terutama dari harga pasir. Harga tersebut jauh berbeda dengan kabupaten lain yang mencapai 40 ribu perkubik.

“Pajak pertambahan ditahun 2019 mencapai Rp.4 miliar, dan pada tahun 2020 ini, Bappenda menargetkan dikisaran Rp.6 miliar. Kita akan berusaha memantau terus retribusi dari sektor pertambangan ini,” tegasnya.

Warson menambahkan, pihaknya juga akan mendorong Bappenda untuk bekerjasama dengan Universitas yang ada di Kabupaten Sumedang terkait potensi daerah, pengembangan kebijakan yang mendukung PAD.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait