oleh

Ini Aturan AKB Bagi Institusi Pendidikan

INISUMEDANG.COM-Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir telah menandatangi Peraturan Bupati Sumedang Nomor 45 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam rangka penanganan corona virus disease 2019 pada 30 Mei 2020.

Dalam Perbup tersebut diatur tentang pembelajaran di sekolah atau institusi pendidikan lainnya, aktivitas bekerja di tempat kerja, kegiatan keagamaan di rumah ibadah, kegiatan di tempat atau fasilitas umum, kegiatan sosial dan budaya, dan pergerakan orang dan barang menggunakan moda transportasi.

Dan setiap Penanggung jawab sekolah dan institusi pendidikan lainnya, pimpinan tempat kerja, penanggung jawab rumah ibadah, pengelola tempat atau fasilitas umum, penanggung jawab kegiatan sosial dan budaya, dan pemilik moda transportasi yang akan melaksanakan Adaptasi Kebiasaan Baru wajib menyampaikan surat permohonan kepada Kepala Perangkat Daerah yang membidangi dengan dilampiri surat pernyataan siap melaksanakan Adaptasi Kebiasan Baru.

Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Adaptasi Kebiasaan Baru  di Sekolah atau Institusi Pendidikan, penanggung jawab sekolah dan institusi pendidikan lainnya wajib memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dan terpenuhinya hak peserta didik dalam mendapatkan pendidikan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Baca Ini Juga : Ini SOP AKB Bidang Keagamaan Di Kabupaten Sumedang

Selain itu harus melakukan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di lokasi dan lingkungan sekolah atau institusi pendidikan lainnya.

Kemudian melaksanakan anjuran cuci tangan dengan sabun atau pembersih tangan (hand sanitizer) termasuk menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan mudah diakses oleh setiap orang, dan menjaga keamanan sekolah dan/atau institusi pendidikan lainnya.

Upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di lokasi dan lingkungan sekolah atau institusi pendidikan lainnya dengan cara membersihkan dan melakukan disinfeksi sarana dan prasarana sekolah secara berkala terutama handle pintu dan tangga, tombol lift, peralatan yang digunakan bersama, area dan fasilitas umum lainnya.

Menjaga kualitas udara di dalam ruangan dengan mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ruangan dan pembersihan filter air conditioner, melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap gerbang masuk.

Kemudian menerapkan physical distancing atau jaga jarak, juga membatasi jumlah orang yang masuk dalam lift dan mengatur penggunaan tangga untuk naik dan turun.

Selanjutnya mengatur tempat duduk agar berjarak 1 (satu) meter di ruang kelas, kantin, dan saat istirahat, dan menerapkan protokol pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 bagi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan lainnya.

Penanggung jawab sekolah dan institusi pendidikan lainnya yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut dikenai sanksi administratif berupa teguran lisan, teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan, penghentian tetap kegiatan dan pencabutan izin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait