Hampir 10 Hari, Warga di Perum Jatihurip Dilanda Krisis Air Bersih

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Hampir sepuluh hari ini, warga di Lingkungan Perumahan Jatihurip, Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara, dilanda krisis air bersih.

Akibatnya, memasuki awal bulan Ramadan ini, warga harus sibuk mencari sumber air ke luar, untuk pemenuhan kebutuhan masak di bulan puasa ini.

Adapun krisis air bersih yang melanda komplek perumahan terbesar di Kab. Sumedang ini. terjadi akibat saluran pipa air milik PDAM Tirta Medal, yang jebol karena aktivitas proyek normalisasi saluran di sekitar Jalan Prabu Gajah Agung, yang berada wilayah Desa Jatihurip.

Dampak dari pipa jebol tersebut. penyaluran air PDAM ke Perumahan Jatihurip menjadi terhambat.

Adanya krisis air bersih di Perum Jatihurip tersebut, dibenarkan oleh Pepen yang merupakan Ketua RT 02/13 Perumahan Jatihurip, Rabu (14/4/2021).

Diakuinya, jika saat ini sedang kesulitan air bersih, karena sudah hampir 10 hari, penyaluran air PDAM ke Perum Jatihurip tidak menyala dampak adanya pipa yang jebol akibat aktivitas proyek normalisasi saluran di sekitar Jalan Prabu Gajah Agung.

Sehingga, saat ini warga di Perum Jatihurip mengangkut air dari luar dengan menggunakan motor, akibat tidak adanya stok air di lingkungannya.

“Banyak warga yang sengaja numpang mandi dan nyuci ke rumah saudaranya di luar perum karena stok airnya sudah habis. Tak hanya warga, saya sendiri, memanfaatkan air hujan yang ditampung, untuk mencuci dan mandi,” ujarnya.

Untuk penanganan sementara, sambung Pepen, sejak beberapa hari lalu, pihak PDAM Tirta Medal, memang sudah dua kali mengirimkan air menggunakan mobil tanki air. Akan tetapi upaya itu, dirasa tidak optimal karena setiap rumah atau pelanggan PDAM hanya dibatasi waktu 3 menit per rumah.

“Hingga hari ini, PDAM baru dua kali mengirimkan air menggunakan mobil tanki. Dan itupun, setiap rumah hanya diberi waktu tiga menit untuk mengisi ember, jerigen, atau bak penampungan di rumahnya. Sehingga warga hanya kebagian-nya sedikit,” tuturnya.

Pepen berharap, pipa PDAM yang jebol tersebut, dapat segera diperbaiki, supaya penyaluran air ke Perumahan Jatihurip dapat kembali normal seperti sediakala.

Harapan senada disampaikan oleh Ny. Rahmawati (36) salah seorang ibu rumah tangga, di Lingkungan Perumahan Jatihurip Blok 6.

“Kami berharap pipa PDAM yang jebol segera diperbaiki. Karena, jika terus-terusan tidak ngocor seperti ini, kami menjadi tersiksa, harus ngangkut air terus dari luar. Terlebih suplai air dari PDAM hingga kini terbatas,” ujarnya.

Rahmawati meminta, agar pihak PDAM, dapat segera memperbaiki kerusakan tersebut, agar penyaluran air ke para konsumen tidak terus-terusan terganggu.

“Tadi saja, saya sampai numpang nyuci dan mandi ke rumah saudara, soalnya air yang dikirim tanki PDAM kemarin kan sudah habis,” kaluhnya.

  • Bagikan