Guru Kreatif, Perserta Didik Aktif di Era Digital

  • Bagikan
Anisa Falatansah, S.Pd

Oleh : Anisa Falatansah, S.Pd (Guru SMA PGRI Parakanmuncang)

Guru yang kreatif adalah seorang guru yang selalu haus untuk belajar, dia selalu berusaha meng-update ilmu pengetahuan dan keahlian sesuai dengan perkembangan zaman. Dan guru kreatif merupakan impian dari semua guru, namun tidak mudah menjadi seorang guru yang kreatif dimana kebanyakan orang mampu berpikir kreatif tapi tidak semua orang mau mengeluarkan atau mengekspresikan kreatifitasnya, mengeluarkan imajinasi dan berbagai kemungkinan yang diperoleh dari interaksinya dengan ide atau gagasan orang laindan lingkungan untuk membuat koneksi dan hasil baru serta bermakna.

Era digital adalah suatu kondisi kehidupan atau zaman dimana semua kegiatan yang mendukung sudah dipermudah. Pencarian informasi baru akan dengan cepat dan mudah di peroleh, teknologi semakin canggih dengan sistem komputerisasi yang terhubung internet, seolah olah masyarakat dikehidupan baru (new planet) dengan adanya jaringan internet, perangkat digtal, aplikasi, atau platform digital, media sosial, sehingga memudahkan segala aktivitas pekerjaan dalam kehidupan sehari-hari

Pada era globalisasi saat ini seorang guru dituntut kreatif sesuai dengan perkembangan zaman yang semakin berkembang. Sesuai dengan pendidikan abad 21 menurut kemendikbud pendidikan haruslah mengintegrasikan antara kecakapan pengetahuan, keterampilan, dan sikap, serta penguasaan terhadap TIK.

Dimana kecakapan tersebut dapat dikembangkan melalui model pembelajaran berbasis aktivitas yang sesuai dengan kompetensi dan materi pembelajaran. Dimana dalam prosesnya seorang guru haruslah memiliki kemampuan mengembangkan diri yang secara berkesinambungan, diibaratkan sebuah aplikasi yang setiap saat perlu di up grade untuk meningkatkan kualitasnya dan menyesuaikan dengan tuntutan kebutuhan para pemakainya.

Begitu juga seorang guru harus bisa menyesuaikan kebutuhan peserta didik untuk dapat siap menghadapi hidup, maka dalam pembelajaran peserta didik bukan hanya belajar mempersiapkan diri pada waktu ujian saja, namun belajar untuk dapat mempersiapkan diri menghadapi hidup. Mereka harus paham untuk apa mereka belajar dan mengapa mereka harus mempelajari materi yang telah mereka pelajari, belajar bukan hanya menghafal dan menggunakan rumus, namun belajar haruslah bermakna dan mengena pada peserta didik dimana belajar harus menjadi kebutuhan mereka.

  • Bagikan