DPRD Tekankan Pengelolaan Parkir Harus Terkoneksi ke Tapping Box

  • Bagikan
Kunker DPRD Ke Jatinangor Town Square (Jatos)

INISUMEDANG.COM – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali melakukan kunjungan kerja, kali ini mendatangani Jatinangor Town Square (Jatos) dalam rangka Pengawasan Pajak Parkir, pada Rabu (4/3/2020).

Wakil ketua DPRD Jajang Heryana, SE mengatakan, kendati pihak Jatos kooperatif namun, pihaknya menekankan agar pengelolaan parkir di Jatos harus terkoneksi dengan sistem tapping box secara on time.

“Tarif parkir setiap jamnya kan sudah jelas, untuk roda dua Rp 2.000 sedangkan roda empat Rp 3.000 dan jumlah kendaraan yang berada di tempat parkir khususnya sudah terpasang tapping box harusnya dapat diketahui secara online juga real time,” harapnya.

Menurut Jajang, penggunaan sistem tapping box oleh Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Sumedang masih terjadi kendala di lapangan. Sejatinya, keberadaan alat tersebut setiap hari penerimaan pajak dapat terpantau langsung secara on time dan real time.

“Sekarang di Jatos ini, penggunaan sistem tapping box masih terjadi kendala, tidak real time. Sehingga, kami meminta untuk segera diperbaiki segera,” pintanya.

“Banyak persoalan dalam peningkatan PAD ini, sehingga DPRD mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Sumedang untuk mengoptipmalkannya. Salahsatunya, terkait sistem tapping box yang sudah terpasang sebanyak 68 unit di mall, restoran hingga hotel se-Kab. Sumedang dalam penggunaanya dinilai masih belum maksimal,” ujar Wakil Ketua DPRD Sumedang, Jajang Heryana didampingi Ketua Komisi II DPRD, Warson kepada wartawan seusai melakukan Pengawasan Pajak Parkir di Jatinangor Town Square (Jatos), Rabu (4/2/2020).

General Manager (GM) Jatos, Heru Purwanto mengakui, masih ada kekurangan dalam pengelolaan parkir melalui sistem tapping box tersebut. Ia akan berupaya memperbaiki kekurangan terkait sistem tapping box yang telah terpasang saat ini.

  • Bagikan