Banner Iklan bjb

Diminta Cerai Istri, DS Warga Raharja Tanjungsari Sumedang, Pilih Gantung Diri

Gantung Diri
Gantung Diri

INISUMEDANG.COM – Diduga depresi karena digugat cerai istrinya, DS (27) warga Dusun Cibogo RT 04 RW 06 Desa Raharja Kecamatan Tanjungsari Sumedang memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah gubuk dekat kebun singkong tepatnya di Dusun Dayeuh Mantri RT 01 RW 01 Desa Gunungmanik Kec Tanjungsari Kab Sumedang, Jumat (5/8) sekira jam 16.30.

Saksi mata, Dedi Supriadi mengatakan awalnya kejadian tersebut diketahui anak anak yang sedang bermain layang-layang di sekitar lokasi kejadian. Anak-anak tersebut melihat ada yang menggantung diri dalam keadaan tak bergerak. Kemudian, melapor ke Satpam PPN Tanjungsari dan warga sekitar. Setelah dicek ternyata benar ada korban gantung diri.

“Melihat korban sudah tidak bernyawa, kami langsung menghubungi Pak Kades Gunung manik, Babinsa dan Binmas. Selanjutnya, pak kades menghubungi Puskesmas Darmaraja dan kepolisian sektor Tanjungsari untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar pria yang juga Satpam di SMK PPN Tanjungsari itu.

Sementara itu, kades Gunungmanik, Deni Alamsah, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban merupakan warga Cibogo Desa Raharja Tanjungsari. Sementara lokasi kejadian berada di Kampung Bojong Sengit RT 01 RW 01 Desa Gunungmanik Kecamatan Tanjungsari, tak jauh dari SMK PPN Tanjungsari.

“Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis dari Puskesmas Margajaya, hasilnya tidak ada tanda-tanda kekerasan. Menurut keterangan keluarga korban sedang ada masalah dengan istrinya. Istrinya menuntut cerai dan sudah pisah ranjang sekitar 6 bulan,” ujarnya.

Kemudian, karena kasus ini murni gantung diri setelah berunding seluruh keluarga, perwakilan keluarga menyampaikan menolak dilakukan autopsi. Karena meninggalnya tidak ada hal-hal lain dan menerima suatu takdir dan tidak ada yang dipersalahkan.

“Saat itu juga mayat korban dibawa ke rumah duka di Cibogo Desa Raharja Kecamatan Tanjungsari untuk dikebumikan,” tandasnya.