Banner Iklan bjb

Diduga Sakit, Pemudik Asal Bandung Meninggal Dunia di Teras Masjid Pamulihan Sumedang

INISUMEDANG.COM – Asep Suparno Rusnandar warga Dusun Mekarjaya RT 03/05 Desa Sukamiskin Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. Meninggal dunia di teras Masjid Besar Pamulihan Dusun Cikondang Desa Haurgombong Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Pamulihan IPTU Ardiyanto membenarkan perihal adanya warga Bandung yang meninggal dunia di teras Masjid Besar Pamulihan Dusun Cikondang Desa Haurgombong Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi Usup Saepulloh (43) tahun yang tidak lain adalah kerabat almarhum. Sambung Ardiyanto, awalnya almarhum meminta diantar ke Rumah Sakit Ujung Berung yang berangkat bersama sama Istrinya bernama Anis Mayasari. Serta ibu kandungnya Yiyis untuk melakukan pemeriksaan karena mengeluh sesak di bagian dada dari kemarin sore.

Kemudian, lanjut Ardiyanto, pada Minggu tanggal 08 Mei 2022 sekitar jam 07.40 WIB. Almarhum bersama saksi dan keluarganya berangkat dari rumah Ibunya di Perum Mekarbakti Residen Desa Mekarbakti dan sampai di Masjid Besar Pamulihan.

Meninggal Akibat Serangan Jantung

“Almarhum sempat ingin buang air kecil, dan digandeng oleh Saksi. Namun, sebelum buang air kecil almarhum terus mengeluh sesak di bagian dada dan setelah mau sampai ke toilet tiba-tiba almarhum merasa lemas dan dibaringkan oleh saksi. Kemudian saksi mencari ambulan yang berada di pos PAM Pamulihan,” tutur Ardiyanto.

Lebih lanjut Ardiyanto menuturkan, bahwa berdasarkan keterangan pengurus Masjid H Uju, setelah di cek almarhum ternyata sudah meninggal dunia. Dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Haurngombong untuk memastikan penyebab meninggalnya.

“Dari hasil pemeriksaan oleh Dr. Teni menjelaskan tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban dan korban meninggalkan dunia diakibatkan karena serangan jantung,”

Setelah selesai pemeriksaan, tambah Ardiyanto. Almarhum langsung dibawa oleh pihak keluarga ke Kediamannya di Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. Untuk segera dimakamkan dan keluarga menolak untuk dilakukan otopsi karena kejadian tersebut sudah dianggap musibah.

“Jadi korban merupakan warga Kota Bandung yang sedang melaksanakan perjalanan mudik dari Bandung menuju Cirebon selanjutnya menuju Sumedang dan meninggal dunia di wilayah kecamatan Pamulihan,” kata Ardiyanto menegaskan.