Belasan Pria Dirawat di RSUD Sumedang, Usai Konsumsi Kopi Penambah Stamina

  • Bagikan
Korban Kopi Penambah Stamina, Foto Ruber.id

INISUMEDANG.COM – Sejak Agustus belasan pria dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang setelah mengkonsumsi Kopi untuk menambah stamina. Dan kini tiga orang  masih menjalani perawatan.

“Iya benar hari ini ada tiga orang yang dirawat secara intensif, yaitu Bp. D (58), Y (24) dan M (70),” ujar Humas RSUD Kabupaten Sumedang, Iman Budiman saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (17/9).

Adapun gejalanya, lanjut Iman, ketiga pria tersebut mengalami linglung, Kepala pusing dan lemas, usai mengkonsumsi kopi jantan yang sama.

“Awalnya mereka tidak mengakui kalau sudah mengkonsumsi kopi jantan. Akan tetapi akhirnya mereka mau mengakuinya dan keterangan dari mereka, semuanya mengkonsumsi suplemen/kopi yang sama. Dan dari keterangan pasien tersebut mereka ada yang mengkonsumsi langsung tanpa campuran dan ada yang dicampur,” ucapnya.

Kejadian ini sebenarnya bukan kali ini saja terjadi, sambung Iman, tercatat pihaknya sudah menangani 14 pasien dari bulan Agustus hingga hari ini (17/9).

“Semuanya mengalami hal sama, dan mereka umumnya dirawat 3 atau 4 hari. Dan semuanya alhamdulillah bisa ditangani dan sehat kembali,” akunya.

Akan tetapi karena keterangan dari 14 pasien yang sempat dirawat mengkonsumsi suplemen yang sama, tambahnya lagi, pihaknya sudah kordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumedang, untuk melakukan penelitian terhadap produk yang dikonsumsi pasien tersebut.

“Kalau kita hanya perawatan medisnya saja, kemarin kita sudah berikan barang bukti kemasan yang didapat dari istri pasien ke Dinkes untuk diteliti,” tandasnya

Seperti dilansir media online detik.com, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 22 produk kopi dalam kemasan yang sengaja dicampur bahan kimia sildenafil dan atau tadalafil. Bahan kimia obat ini dapat menyebabkan sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, infark myocard, nyeri dada, denyut cepat (palpitasi), kehilangan potensi seks secara permanen dan kematian. Dan diduga salah satu produknya mirip dengan yang dikonsumsi pasien yang dirawat di RSUD Sumedang.

acep sandi : Koran Sumedang

  • Bagikan